Home /

Pemprov DKI Jakarta Fokus Kesehatan Dasar, Posyandu Didorong Aktif Tangani Stunting dan TBC

Laporan: Sigit Nuryadin
Selasa, 03 Maret 2026 | 22:25 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/Pemprov DKI)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan percepatan penurunan angka stunting dan tuberkulosis (TBC) melalui penguatan peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). 

Hal itu ditegaskan Pramono saat melantik Ketua Tim Pembina Posyandu tingkat provinsi dan kota/kabupaten serta mengukuhkan Tim Pembina Posyandu Provinsi DKI Jakarta masa bakti 2025–2030 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.

Menurut Pramono, pelantikan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat layanan dasar, terutama sektor kesehatan yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Posyandu mempunyai tugas yang sangat mulia. Kami ingin Posyandu ikut berperan aktif dalam penanganan stunting, TBC, dan persoalan kesehatan lainnya. Ini harus kita kerjakan bersama antara Pemprov DKI Jakarta dan Posyandu,” kata Pramono dalam sambutannya.

Dia menyebut amanah yang diberikan kepada jajaran Tim Pembina Posyandu merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan dedikasi. Hampir satu tahun memimpin Jakarta bersama wakilnya, Pramono menegaskan fokus pemerintahannya pada pembangunan sektor dasar.

“Bersama anggota yang hari ini dilantik, amanah ini sekaligus kepercayaan yang mudah-mudahan bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya. Selama hampir satu tahun kepemimpinan saya dan Bang Doel, kami mengutamakan pembangunan hal-hal yang bersifat dasar, terutama pendidikan, kesehatan, dan sosial,” tuturnya. 

Pramono menyinggung enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat. 

Dari seluruh bidang tersebut, Pramono menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama.

Dia memastikan sejumlah program akan dilanjutkan dan diperkuat, antara lain Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), pemutihan ijazah, serta penguatan layanan kesehatan seperti Pasukan Putih.

“Untuk TBC, saya berharap tahun depan peringkat Jakarta bisa jauh lebih baik. Begitu pula dengan stunting, harus ada kerja lapangan yang konkret dan Posyandu harus terlibat aktif di dalamnya,” ucap Pramono. 

Pramono menegaskan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memastikan seluruh warga memperoleh layanan kesehatan yang layak tanpa terkecuali. 

“Semua warga Jakarta harus mendapatkan pelayanan yang sehat dan berkualitas. Itu menjadi dasar utama bagaimana kita membangun Jakarta ke depan,” tandasnya. 

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI