Donald Trump Tak Tutup Kemungkinan Kirim Pasukan Darat ke Iran, Operasi Roaring Lion Kian Memanas
SinPo.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak menutup kemungkinan pengerahan pasukan darat ke Iran “jika diperlukan,” di tengah berlanjutnya kampanye militer AS dan Israel dalam Operation Roaring Lion. Trump menegaskan bahwa tujuan operasi adalah menghancurkan kemampuan misil Iran, menumpas armada lautnya, dan mencegah rezim Teheran memperoleh senjata nuklir.
Dalam wawancara dengan New York Post pada Senin, Trump menegaskan dirinya “tidak peduli polling” dan menekankan bahwa pemimpin kadang harus bertindak tanpa dukungan publik penuh. Ia menyebut operasi berjalan “jauh lebih cepat dari jadwal.”
Di Gedung Putih, Trump menyampaikan bahwa program misil balistik Iran berkembang pesat dan berfungsi melindungi pengembangan senjata nuklir. “Tujuan kami jelas: menghancurkan misil Iran, menumpas angkatan lautnya, memastikan mereka tidak pernah memperoleh senjata nuklir, dan menghentikan dukungan terhadap kelompok teroris,” ujarnya.
Perkembangan operasi:
AS: Pentagon mengonfirmasi penggunaan B-2 stealth bomber dan amunisi berat untuk menghantam fasilitas misil Iran. Tiga tentara AS tewas dan lima lainnya luka.
Israel: IDF melaporkan telah menjatuhkan sekitar 2.500 bom ke 600 target Iran, termasuk peluncur misil, sistem pertahanan udara, dan lokasi kepemimpinan. Serangan balasan Iran menewaskan warga sipil di Beit Shemesh dan melukai sejumlah orang di Beersheba.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan kampanye tidak akan selesai dalam semalam, namun menolak anggapan akan menjadi “perang tanpa akhir.” Sementara itu, kegagalan diplomasi menit terakhir disebut sebagai pemicu eskalasi, dengan tudingan Iran tetap melanjutkan aktivitas nuklir rahasia.

