Home /

Polri Kuasai Markas DPO KKB di Papua, Senpi dan 561 Butir Amunisi Disita

Laporan: Firdausi
Senin, 02 Maret 2026 | 17:53 WIB
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo (SinPo.id/ Dok.Polri)
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo (SinPo.id/ Dok.Polri)

SinPo.id - Aparat gabungan TNI-Polri menguasai markas kelompok kriminal bersenjata (KKB) diketuai oleh DPO yang mengaku sebagai Panglima Kodap III D Dulla Aibon Kogoya. Dalam penggeledahan, aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti senpi dan ratusan butir amunisi.

"Aparat mengamankan 561 butir amunisi dari berbagai kaliber, baik untuk senjata laras panjang maupun pendek, serta 10 magazen, magazen senjata api jenis SS1 dan senjata api jenis AK-101," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo dalam keterangannya, Senin, 2 Maret 2026.

Menurut Yusuf, saat dilakukan penggeledahan para pelaku KKB sempat melakukan perlawanan sehingga terjadi baku tembak. Namun, tak ada korban jiwa dalam aksi baku tembak tersebut.

"Setelah beberapa waktu, kelompok melarikan diri meninggalkan sejumlah perlengkapan dan logistik di markas," ucapnya.

Temuan lain yang menjadi perhatian aparat dalam kasus ini, kata Yusuf, adalah barang bukti dua unit telepon genggam yang diduga milik korban aksi kekerasan sebelumnya. Satu di antaranya diduga milik anggota Brimob Batalion C yang gugur akibat aksi penyerangan tahun lalu.

"Dan atu unit lainnya diduga milik seorang karyawan sipil atau petugas keamanan dalam peristiwa pembakaran pos pengamanan PT Kristalin di Nabire beberapa pekan lalu," ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum resmi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan jangan terpengaruh informasi yang belum resmi. Aparat keamanan akan bertindak tegas," ucapnya.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI