Home /

BMKG Keluarkan Peringatan Dini 2–3 Maret 2026, Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Jabodetabek

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 02 Maret 2026 | 02:17 WIB
Hujan (SinPo.id/TMCPoldaMetro)
Hujan (SinPo.id/TMCPoldaMetro)

SinPo.id -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jabodetabek yang berlaku pada 2 dan 3 Maret 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.

Dalam rilis resminya, BMKG menyampaikan bahwa pada Selasa, 2 Maret 2026, status waspada hujan sedang hingga lebat ditetapkan untuk Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok.

Selain hujan lebat, peringatan dini angin kencang juga berpotensi terjadi di Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok.

Memasuki Rabu, 3 Maret 2026, potensi hujan sedang hingga lebat masih berlanjut. Status waspada diberlakukan untuk Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok.

Sementara itu, peringatan dini angin kencang kembali mencakup Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, serta Kota Depok.

BMKG menjelaskan bahwa pada level waspada terdapat potensi dampak bencana hidrometeorologi seperti genangan, luapan air sungai, dan longsor di wilayah tertentu yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat.

Karena itu, warga Jabodetabek diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG dan Call Center 196. Masyarakat juga disarankan menghindari aktivitas di wilayah rawan banjir maupun area dengan risiko pohon tumbang saat hujan lebat disertai angin kencang.

BMKG menegaskan bahwa informasi cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan kondisi atmosfer, sehingga pembaruan resmi perlu terus dipantau demi keselamatan bersama.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI