Ratusan Warga Palestina Tunaikan Salat Tarawih Ramadan di Reruntuhan Masjid Agung Omari
SinPo.id - Ratusan warga Palestina berkumpul di reruntuhan masjid tertua di Kota Gaza, Masjid Agung Omari, untuk menunaikan salat Tarawih di bulan Ramadan. Masjid itu rusak parah akibat serangan Israel.
Berdasarkan laporan eksklusif dari Jurnalis Gaza Mohammad Rabah, warga Gaza mulai berdatangan sejak matahari belum tenggelam untuk mencari tempat-tempat yang utama, yakni shaf depan. Ada yang berdiri di halaman, ada juga yang masuk ke bagian masjid yang sudah sempat diperbaiki.
"Mereka tetap datang meski Israel masih aktif menyerang di fase gencatan senjata seperti sekarang," tulisnya, dalam sebuah pernyataan, dikutip Minggu, 1 Maret 2026.
"Ketika ditanya, mereka ingin menjaga nilai sekaligus menunjukkan keteguhan hati, tak peduli walau bekas kehancuran masih sangat terlihat di setiap sudut masjid yang jadi salah satu simbol sejarah Gaza," imbuhnya.
Beberapa minggu terakhir, warga berusaha memperbaiki sedikit demi sedikit bagian masjid yang rusak parah, sampai akhirnya area masjid dalat dibuka sebagian menjelang Ramadan. Meski hanya sebagian yang bisa dipakai, para warga tetap senang terlihat sangat antusias.
Bagi warga Palestina di Gaza, salat tarawih tak hanya soal ibadah, tetapi juga lambang keteguhan dan ketabahan. Mereka ingin menunjukkan bahwa iman dan kehidupan tetap berjalan, bahkan di tengah puing-puing.
"Sebagian bangunan memang masih rusak, tapi warga tetap datang untuk laksanakan salat dan ibadah. Mereka tahu, Ramadan terlalu spesial untuk dilewatkan dengan takut-takut salat di rumah. Seperti biasa, mereka hadapi," ungkapnya.
"Mereka keluar rumah, tunjukkan nyali pemilik tanah. Semangat iman, kebersamaan, dan solidaritas sosial tetap terasa kuat, Ramadan tak kehilangan semarak meski warnanya berbeda di Gaza," katanya menambahkan.

