Golkar Akui Sudah Ingatkan Gubernur Kaltim soal Anggaran Mobil Dinas Sebelum Disorot Publik

Laporan: Juven Martua Sitompul
Jumat, 27 Februari 2026 | 19:52 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Sarmuji (SinPo.id/Antara)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Sarmuji (SinPo.id/Antara)

SinPo.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyebut pihaknya sudah mengingatkan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud terkait anggaran mobil dinas yang mencapai Rp8,5 miliar sebelum akhirnya menjadi sorotan publik.

Dia mengungkapkan Partai Golkar sudah meminta Rudy Mas'ud yang merupakan kadernya agar lebih mendengarkan suara publik. Meski ada berbagai alasan, kata Sarmuji, seorang gubernur harus mengukur kebijakan anggaran dengan kondisi rakyat, bukan ukuran pribadi.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Gubernur Kaltim. Kami meminta untuk lebih mendengarkan suara publik di tengah efisiensi," kata Sarmuji di Jakarta, Jumat, 27 Februari 2026.

Menurut dia, anggaran untuk mobil dinas tersebut sudah disetujui pada tahun 2024. Mobil jenis itu pun dibeli dengan sistem inden.

"Kalimantan Timur medannya berat, dengan luas wilayah seperti luasan pulau Jawa. Tapi apapun kita harus mengukur dengan kondisi rakyat kita," kata dia.

Selain itu, Ketua Fraksi Pertai Golkar ini mengatakan bahwa Rudy Mas'ud juga menjelaskan bahwa saat ini dirinya masih memakai mobil pribadi sebagai mobil dinas. Dia pun sudah menyampaikan bahwa hal tersebut lebih baik.

"Itu lebih baik meskipun pada dasarnya Gubernur berhak mendapatkan mobil dinas," kata dia.

Sebelumnya, Rudy Mas'ud disorot publik akibat pernyataannya bahwa pengadaan mobil dinas seharga Rp8,5 miliar dilakukan demi menjaga muruah Kalimantan Timur.

Selain itu, dia mengatakan bahwa pembelian mobil dengan spesifikasi itu sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

BERITALAINNYA
BERITATERKINI