Jakpro Siapkan 4.500 Paket Sembako Murah Ramadan untuk Warga
SinPo.id - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro menyiapkan 4.500 paket sembako murah dalam rangkaian program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Ramadan 1447 H/2026 M. Program ini menyasar warga di sekitar proyek dan aset yang dikelola perseroan, termasuk jalur pembangunan LRT Jakarta Fase 1B.
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Iwan Takwin mengatakan sebagian paket akan didistribusikan langsung kepada warga terdampak proyek infrastruktur.
“Total sebanyak 4.500 paket sembako murah disiapkan dan siap didistribusikan kepada warga selama bulan Ramadan. Sebanyak 1.500 paket sembako murah disalurkan langsung kepada warga di sekitar jalur pembangunan LRT Jakarta Fase 1B,” ujar Iwan, Jumat, 27 Februari 2026.
Dia merinci, 1.500 paket untuk warga sekitar proyek LRT itu masing-masing dibagikan 500 paket di Kelurahan Pegangsaan pada 3 Maret 2026, 500 paket di Kelurahan Manggarai pada 4 Maret 2026, dan 500 paket di Kelurahan Paseban pada 5 Maret 2026.
Adapun 3.000 paket lainnya akan disalurkan dalam gelaran Ramadan Festival di Jakarta International Stadium pada 1 Maret 2026, sehingga jangkauan penerima manfaat disebut lebih luas.
"Paket sembako tersebut dapat ditebus seharga Rp 100 ribu dari harga normal Rp 150 ribu. Isinya meliputi lima kilogram beras, satu kilogram tepung terigu, satu liter minyak goreng, dan satu kilogram gula pasir," ungkapnya.
Iwan menyebut program ini sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Program sembako murah ini merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen Gubernur DKI Jakarta untuk menghidupkan dan menguatkan daya beli masyarakat, terutama di tengah momentum pertumbuhan ekonomi yang terus menunjukkan tren positif,” kata Iwan.
Menurut Iwan, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama perekonomian Jakarta. Karena itu, kata dia, menjaga daya beli dinilai strategis agar aktivitas ekonomi tetap bergerak dan pertumbuhan bisa dirasakan lebih merata.
“Sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berbagai stimulus terus didorong untuk memastikan roda ekonomi tetap berputar, lapangan kerja terjaga, dan pertumbuhan ekonomi yang semakin positif dapat dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat,” tandasnya.

