Tingkatkan Kualitas Gizi Anak, Banggar DPR: Program MBG Patut Didukung
SinPo.id - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto sebagai cara intervensi kebijakan agar gizi anak-anak Indonesia membaik, patut didukung.
Menurutnya, kualitas gizi anak anak Indonesia perlu di tingkatkan, mengingat rata rata prevalensi gizi kronis anak anak Indonesia masih tinggi, yakni sekitar 19 persen. Presentase tersebut tergolong menengah-tinggi, karena ukuran WHO harus dibawah 10 persen untuk kategori rendah.
"Tentu saja MBG memiliki cita cita mulia, dan atas hal itu patut kita dukung," kata Said, dalam keterangan persnya, dikutip Jumat, 27 Februari 2026.
"Bahwa dalam pelaksanaanya masih banyak kekurangan disana sini, justru itulah peran dan tugas DPR, seperti saya di Badan Anggaran untuk memberikan saran saran yang konstruktif, agar tata kelolanya semakin baik, sehingga target intervensinya tercapai," imbuhnya.
Terlebih, intervensi gizi melalui School Feeding Program seperti MBG telah lama diterapkan oleh banyak negara maju, seperti Tiongkok, Jepang, dan negara-negara skandinavia seperti Finlandia, Norwegia, dan ditiru oleh negara-negara berkembang seperti India dan Brazil. Bahkan hasilnya cukup sukses.
Oleh sebab itu, pada tahun 2025 dan 2026, alokasi anggaran MBG menjadi unsur yang dimasukkan dalam pos anggaran pendidikan. Dan hal ini telah menjadi keputusan politik antara DPR dan pemerintah.
Namun, pihaknya juga menekankan pentingnya tata kelola anggaran MBG yang lebih baik agar ke depannya program tersebut dapat berjalan sesuai dengan yang dicita-citakan Prabowo, dan Badan Gizi Nasional (BGN) juga perlu melibatkan pemerintah daerah dan desa dalam memgawasi berjalannya program tersebut.
