Senior Adviser Atlantic Council Ingatkan Karakter Persia dalam Menyikapi Iran

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 26 Februari 2026 | 03:52 WIB
IRAN
IRAN

SinPo.id -  Harlan Ullman, senior adviser di Atlantic Council dan penulis utama doktrin shock and awe, menegaskan bahwa setiap kebijakan terhadap Iran harus mempertimbangkan karakter bangsa Persia.

“The Trump administration hadn't launched a pre-emptive strike on Iran in time for the State of the Union address, but the White House would be well-advised to consider this: Iranians are Persians, too,” tulis Ullman.

Ia menekankan bahwa warisan dan budaya Persia tetap hidup dalam masyarakat Iran, meski ditekan oleh rezim. Ullman kemudian membagikan dua pengalaman pribadi yang menurutnya mencerminkan karakter bangsa Persia.

Pertama, saat bertugas di Britannia Naval College, Inggris, pada 1971, ia bertemu seorang kadet asal Persia yang kemudian menghadiahkan sebuah belati berhiaskan permata sebagai tanda terima kasih. Kedua, pada 1974, ketika menjadi perwira eksekutif kapal perusak di Norfolk, Virginia, ia menyaksikan kapten kapal Iran IIS Artemis meredam ejekan para perwira muda dengan membeli minuman untuk semua orang di bar. “That was an exceptional putdown, as well as an expression of character. And it was purely Persian,” tulisnya.

Ullman menegaskan bahwa dua kisah itu memang tidak cukup untuk menarik kesimpulan luas, namun menjadi pengingat bahwa Iran bukanlah Venezuela atau Maduro. “However, if the administration chooses to attack Iran, it should be understood this may not be Venezuela and Maduro or Midnight Hammer,” ujarnya.

Harlan Ullman saat ini menjabat sebagai chairman sebuah perusahaan swasta dan tengah menyiapkan buku baru bersama Field Marshal The Lord David Richards, mantan Kepala Pertahanan Inggris, berjudul Who Thinks Best Wins: How Decisive Strategic Thinking Will Prevent Global Chaos.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI