143 Juta Orang Diprediksi Mudik 2026, Pemerintah Perketat Keamanan Koridor Padat dan Objek Vital

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 25 Februari 2026 | 01:32 WIB
Masyarakat bersiap mudik menggunakan kereta api melalui stasiun Pasar Senen (SinPo.id/Ashar)
Masyarakat bersiap mudik menggunakan kereta api melalui stasiun Pasar Senen (SinPo.id/Ashar)

SinPo.id -  Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi berkoordinasi dengan Menkopolkam Djamari Chaniago di Jakarta untuk membahas penguatan keamanan Angkutan Lebaran 2026.

Dudy menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan transportasi dengan stabilitas nasional, terutama menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik dan arus balik. Ia menyebut, pergerakan masyarakat pada periode Lebaran 2026 diprediksi mencapai lebih dari 143 juta orang.

Perhatian maksimal akan diberikan pada koridor padat seperti Tol Trans-Jawa, lintasan Merak–Bakauheni, serta Ketapang–Gilimanuk. Selain itu, pemerintah juga mengantisipasi kepadatan di objek wisata, pusat perbelanjaan, dan area publik lain yang berpotensi memicu kemacetan maupun gangguan keamanan.

Dalam pengamanan objek vital nasional, koordinasi dilakukan untuk melindungi infrastruktur strategis seperti pelabuhan, bandara, jalan tol, dan jaringan rel kereta api.

“Untuk pengamanan terpadu, kami berkoordinasi dalam pengerahan personel Polri, TNI, dan unsur keamanan lainnya pada titik-titik rawan kepadatan termasuk rest area guna menjaga keamanan, ketertiban, serta mencegah tindak kriminalitas,” kata Dudy.

Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipasi di wilayah rawan bencana. Jika diperlukan, Operasi Modifikasi Cuaca akan dilakukan bersama BMKG, BNPB, TNI AU, Polri, serta pemerintah daerah guna memastikan kelancaran mobilitas di simpul dan koridor transportasi strategis.

Dudy berharap sinergi lintas kementerian dan lembaga dapat membuat penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan terkendali.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI