Harga Emas Diprediksi Naik Lagi
SinPo.id - Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) diperkirakan masih berada dalam tren positif pada awal perdagangan Senin, 23 Februari 2026. Sepanjang pekan lalu, logam mulia ini mengalami kenaikan signifikan akibat meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global dan geopolitik.
Berdasarkan pantauan Logam Mulia Antam, harga emas 1 gram pada Sabtu 21 Februari 2026 tercatat Rp 3.012.000, naik Rp 68.000 dari hari sebelumnya. Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan harga emas Antam bisa menguat ke resisten pertama Rp 3.052.000 per gram pada awal pekan. Jika tren berlanjut hingga Jumat-Sabtu depan, resisten kedua diprediksi mencapai Rp 3.150.000 per gram.
Di sisi lain, Ibrahim mengingatkan kemungkinan koreksi harga. Support pertama berada di Rp 2.950.000 per gram, sedangkan support kedua diperkirakan di Rp 2.900.000 per gram.
Sepanjang 2026, harga emas Antam mencatat kenaikan sekitar 21%, dari Rp 2.488.000 per gram pada awal Januari, menuju rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) Rp 3.168.000 per gram pada 29 Januari 2026. Harga buyback emas Antam juga meningkat menjadi Rp 2.793.000 per gram.
Analis menilai pergerakan emas awal pekan ini akan dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, seperti arah kebijakan moneter Amerika Serikat, pergerakan dolar AS, dan sentimen risiko global. Investor disarankan membeli emas secara bertahap dan tetap waspada terhadap fluktuasi harian.
Berikut harga pecahan emas Antam per Sabtu 21 Februari 2026 belum termasuk pajak:
0,5 gram: Rp 1.556.000
1 gram: Rp 3.012.000
2 gram: Rp 5.964.000
3 gram: Rp 8.921.000
5 gram: Rp 14.835.000
10 gram: Rp 29.615.000
25 gram: Rp 73.912.000
50 gram: Rp 147.745.000
100 gram: Rp 295.412.000
250 gram: Rp 738.265.000
500 gram: Rp 1.476.320.000
1.000 gram: Rp 2.952.600.000
Setiap transaksi dikenakan PPh 22 sesuai PMK No 34/PMK.10/2017, dengan tarif 0,45% bagi pemegang NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP.
