Serangan Israel Tewaskan 12 Orang di Lebanon, Termasuk Pemimpin Hizbullah
SinPo.id - Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan, sedikitnya 12 orang tewas akibat serangan udara Israel di Lebanon, termasuk pemimpin senior kelompok pejuang Hizbullah, Hussein Yaghi.
Yaghi dilaporkan tewas di Lembah Bekaa, Lebanon, bersama dengan sembilan orang lainnya, dan dua orang tewas di Ain al-Hilweh - sebuah kamp pengungsi Palestina yang padat penduduk di dekat Sidon.
Serangan-serangan tersebut termasuk yang paling mematikan yang dilaporkan di Lebanon timur sejak gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah berlangsung. Terlebih 24 orang, termasuk tiga anak-anak dilaporkan terluka.
"Sebagai tanggapan atas pelanggaran gencatan senjata yang berulang, IDF menyerang pusat komando Hamas, tempat para teroris beroperasi, di daerah Ain al-Hilweh di Lebanon selatan," kata IDF yang menuduh Hamas dan Hizbullah melakukan pelanggaran, dilansir dari Sky News, Minggu, 22 Februari 2026.
Israel menuduh Hizbullah melanggar gencatan senjata karena berupaya membangun kembali markas militer yang dinilai membahayakan Israel. Namun Israel juga telah melanggar gencatan senjata dengan terus menargetkan warga sipil dan tidak meninggalkan sejumlah pos di perbatasan.
Militer Israel bahkan mengatakan telah menyerang ratusan situs Hizbullah dan telah melakukan lebih dari 1.200 penggerebekan dan operasi kecil lainnya di Lebanon selatan.

