BMKG Keluarkan Peringatan Dini 22–23 Februari 2026, Jabodetabek Waspada Hujan Lebat
SinPo.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jabodetabek pada 22–23 Februari 2026. Mayoritas wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya berstatus Waspada akibat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Bahkan pada Senin, 23 Februari 2026, sejumlah wilayah Tangerang meningkat ke status Siaga karena diperkirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat yang berpotensi menimbulkan dampak lebih signifikan.
Peringatan Dini Jabodetabek 22 Februari
Pada Minggu 22 Februari 2026, seluruh wilayah DKI Jakarta—Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, serta Kepulauan Seribu—masuk kategori Waspada (hujan sedang hingga lebat).
Status yang sama juga berlaku untuk Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok.
Untuk kategori Siaga dan Awas pada tanggal tersebut dinyatakan nihil. Meski demikian, BMKG mengeluarkan peringatan dini angin kencang di Kabupaten Tangerang dan Kepulauan Seribu yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang serta gangguan aktivitas pelayaran dan kegiatan luar ruang.
23 Februari: Tangerang Naik Status Siaga
Memasuki Senin 23 Februari 2026 status Waspada masih berlaku di sebagian besar wilayah Jakarta dan sekitarnya, termasuk Kabupaten Bogor dan Kota Depok.
Namun terjadi peningkatan status di wilayah Tangerang. Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang ditetapkan dalam kategori Siaga (hujan lebat hingga sangat lebat).
Artinya, intensitas hujan diperkirakan lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya dan berpotensi memicu genangan luas, banjir lokal, hingga gangguan transportasi.
Kategori Awas tetap nihil. BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang di Kabupaten Tangerang, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.
Pada level Waspada, hujan berpotensi menimbulkan genangan di jalanan, terutama di wilayah dengan sistem drainase kurang optimal. Sementara pada level Siaga, risiko banjir, luapan sungai, dan gangguan layanan publik meningkat.
Peringatan Dini Nasional 22–23 Februari 2026
Selain Jabodetabek, BMKG juga merilis peringatan dini untuk sejumlah provinsi di Indonesia.
22 Februari 2026
Kategori Waspada mencakup wilayah di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten, DK Jakarta, DIY, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.
Status Siaga ditetapkan untuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Peringatan angin kencang berlaku di Banten, DK Jakarta, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.
23 Februari 2026
Pada 23 Februari, pola cuaca relatif serupa. Sejumlah provinsi tetap berstatus Waspada, termasuk Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, DK Jakarta, dan beberapa wilayah di Kalimantan, Sulawesi, serta Papua.
Adapun kategori Siaga meliputi Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Barat.
BMKG menegaskan tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas dalam periode tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat berlangsung cepat. Warga disarankan memastikan saluran air tidak tersumbat, menghindari berteduh di bawah pohon saat angin kencang, serta memantau pembaruan informasi melalui kanal resmi BMKG.
Dengan peringatan yang berlaku dua hari berturut-turut, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Jabodetabek.
