Pemerintah Aceh Tamiang Sudah Beroperasi setelah 47 Kantor Tertimbun Lumpur
SinPo.id - Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera Pemerintah Tito Karnavian menyebut pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang telah mulai beroperasi pascabencana banjir dan longsor.
Namun dikatakan juga belum sepenuhnya beroperasi setelah sempat lumpuh total akibat bencana, dan Aceh Tamiang merupakan satu-satunya Kabupaten yang belum beroperasi sepenuhnya.
Hal itu ia sampaikan dalam rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR RI bersama Satgas Pemerintah untuk membahas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatra.
"Aceh Tamiang, Alhamdulillah kemarin pemerintahannya betul-betul lumpuh karena lumpur di 47 kantornya, sekarang sudah bersih, dan sudah melakukan operasional, meskipun belum sepenuhnya," kata Tito, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.
"Ini satu-satunya kabupaten pemerintahan yang belum beroperasi secara penuh, betul, kalau yang lain 51 semuanya sudah penuh pak beroperasional," imbuhnya.
Selain itu, pihaknya juga melaporkan bahwa sejumlah infrastruktur dan fasilitas kesehatan sudah mulai membaik meskipun masih membutuhkan bantuan.
"Ada puskesmas yang sudah beroperasional tapi perlu mendapatkan bantuan di sana. Akses jalan Tamiang relatif sudah membaik, baik nasional maupun provinsi, kabupaten, kota, desa, dan jembatan sudah dilakukan perbaikan," ungkapnya.

