10 Ribu Pelari Ikuti Soekarno Run, Pramono: Ruang Perjumpaan Lintas Generasi

Laporan: Sigit Nuryadin
Minggu, 15 Februari 2026 | 13:24 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas (flag off) ajang Soekarno Run Runniversary 2026 yang diikuti 10.000 peserta di Parkir Timur Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Ahad, 15 Februari 2026. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan mendukung penuh kegiatan tersebut sebagai olahraga publik yang inklusif dan sarat nilai kebangsaan.

Pramono mengatakan dukungan itu sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya. Menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI tengah menggiatkan sport tourism dengan membuka ruang bagi berbagai cabang olahraga untuk mendorong sektor pariwisata dan perekonomian.

“Melalui Soekarno Run Runniversary 2026, kami berharap olahraga dapat menjadi ruang perjumpaan lintas generasi yang meneguhkan identitas kebangsaan sekaligus memperkuat komitmen membangun Jakarta yang sehat, inklusif, dan berdaya saing global,” kata Pramono dalam keterangan di lokasi acara.

Dia menegaskan kegiatan ini bukan sekadar ajang lari, melainkan juga gerakan kebangsaan yang menghidupkan kembali nilai perjuangan Presiden pertama RI, Soekarno. Menurut Pramono, Soekarno Run membawa semangat berdikari, gotong royong, serta keberpihakan pada rakyat yang menjadi fondasi perjuangan Bung Karno.

“Semangat ini harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi muda,” tuturnya. 

Pramono mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat. Adapun sebanyak 10.000 kuota pelari, kata dia, terjual habis dalam tiga hari. Hal itu, menurut dia, menunjukkan sosok dan pemikiran Bung Karno tetap relevan serta dicintai lintas generasi.

Dia juga menyebut, penyelenggaraan Soekarno Run melibatkan 10 pimpinan muda dari unsur mahasiswa dan pelajar. Pramono menuturkan model kepemimpinan kolektif itu selaras dengan semangat yang pernah disampaikan Soekarno, 'Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia'.

“Penyelenggaraan yang melibatkan dan dipimpin anak-anak muda menjadi bukti bahwa regenerasi kepemimpinan terus berjalan. Jakarta memberi ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk tampil dan memimpin,” ungkapnya. 

Selain kategori umum, kata dia, panitia menghadirkan kategori Pelajar 10K. Menurutnya, pemenang podium pada kategori tersebut memperoleh beasiswa pendidikan sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan sekaligus mendorong regenerasi kepemimpinan nasional.

Panitia juga mengusung program 'Merawat Pertiwi' sebagai komitmen keberlanjutan. Dalam pelaksanaannya, diterapkan pengelolaan sampah terintegrasi serta penggunaan reverse vending machine untuk mendorong ekonomi sirkular dan meningkatkan kepedulian lingkungan. Desain jersey, medali, hingga kartu pos bergambar Bung Karno dirancang sebagai medium edukasi.

“Peserta diharapkan tidak hanya membawa pulang pengalaman berlomba, tetapi juga nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI