Persebaya vs Bhayangkara: Duel Strategi, Tekanan Suporter Jadi Faktor Penentu
SinPo.id - Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, menegaskan timnya harus mewaspadai kekuatan Persebaya Surabaya menjelang laga di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu malam 15 Februari 2026 “Besok akan menjadi pertandingan yang sulit. Persebaya adalah tim yang kuat dengan pemain-pemain cepat dan berpengalaman,” kata Munster dalam konferensi pers di Surabaya, Jumat.
Munster menilai transisi menyerang cepat Persebaya menjadi ancaman utama, ditambah kehadiran pemain baru yang berpengalaman. Ia juga menyoroti atmosfer stadion yang selalu diciptakan Bonek dan Bonita. "Tekanan suporter tuan rumah pasti sangat tinggi, tetapi kami tetap bertekad mencari strategi terbaik untuk mencuri poin," tuturnya.
Penjaga gawang Bhayangkara, Aqil Savik, menegaskan fokus tim tetap di lapangan. “Selama saya percaya sama diri saya sendiri dan saya percaya sama rekan-rekan tim saya untuk melakukan tugas mereka di setiap permainan mereka, saya rasa tidak ada yang tidak bisa kita lakukan sama-sama,” ujarnya. Ia menambahkan, “Selain itu, ya kami harus menang untuk pertandingan besok.”
Sementara itu, pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan timnya tetap bermain sesuai karakter. “Kami perlu bermain sesuai karakter pemain yang kami miliki, bukan karena lawan A, B, atau C lalu mengubah terlalu banyak,” kata Tavares.
Ia menilai Bhayangkara lebih kuat setelah mendatangkan banyak pemain baru, sehingga Persebaya harus meningkatkan transisi bertahan dan fokus. “Dengan begitu kami perlu meningkatkan transisi bertahan dan fokus, karena terlalu banyak memberi ruang dekat gawang,” ucapnya.
Pemain Persebaya, Rachmat Irianto, menegaskan motivasi tim tetap tinggi. “Intinya besok kita berjuang untuk tiga poin,” kata putra legenda Bejo Sugiantoro itu. Ia menambahkan, “Coach datang membawa motivasi dan semangat baru buat teman-teman.”

