MPR Tekankan Perlunya Persatuan dan Kesatuan Wujudkan Bangsa yang Maju

Laporan: Galuh Ratnatika
Jumat, 13 Februari 2026 | 08:38 WIB
Anggota MPR RI Novita Wijayanti. (SinPo.id/Tim Media)
Anggota MPR RI Novita Wijayanti. (SinPo.id/Tim Media)

SinPo.id - Anggota MPR RI Novita Wijayanti menegaskan, untuk mewujudkan bangsa yang maju, rakyat yang sejahtera, dibutuhkan persatuan dan kesatuan dari seluruh lembaga, unsur, yang ada di negara ini, serta kerja sama dalam segala bidang.

Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Alasmalang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, yang bertujuan untuk menanamkan 4 Pilar Kebangsaan sebagai landasan dalam mewujudkan persatuan bangsa. 

"Pemerintah mempunyai beberapa cita-cita, visi dan misi untuk mewujudkan kemajuan bangsa, dan itu butuh dukungan dari seluruh warga negara Indonesia dari semua kalangan," kata Novita, dalam keterangan persnya, dikutip Jumat, 13 Februari 2026.

"Mulai dari rakyat, pemerintah daerah, pemerintah pusat, TNI, Polri, ormas, dan lain sebagainya. Semua kalangan tersebut harus bersinergi dalam mewujudkan kemajuan bangsa Indonesia," imbuhnya.

Ia pun memaparkan sejumlah visi dan misi Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita. Pertama, memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Kedua, memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi baru.

Ketiga, meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

Keempat, memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, seketaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Kelima, Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Keenam, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Ketujuh, memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba. Terakhir, memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI