Anggota DPR Dorong Lembaga Pendidikan Terhubung dengan Sektor Industri
SinPo.id - Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief mendorong lembaga pendidikan untuk mampu terhubung baik dengan sektor industri. Tujuannya, agar mampu menyerap sumber daya manusia (SDM).
Hendry menyampaikan hal itu dalam rangka kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke Balai Diklat Industri (BDI) Medan, Sumatra Utara.
Menurut dia, wilayah yang memiliki pertumbuhan sektor industri membutuhkan SDM yang berkualitas dan terampil. Namun, dia menilai lembaga pendidikan dan stake holder terkait belum terkoordinasi baik dengan sektor industri.
"Kita sudah melakukan kunjungan ke beberapa wilayah di Indonesia, kita selalu bertanya terkait koordinasi antara sektor industri dengan lembaga pendidikan, rupanya belum terhubung," kata Hendry dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.
Menurut dia, lembaga pendidikan dan sektor industri masih berjalan sendiri-sendiri, sehingga pelajar atau mahasiswa yang dihasilkan lembaga pendidikan tidak sesuai dengan kompetensi, kebutuhan dan kualifikasi dengan sektor industri.
Dia menekankan BDI Medan sebagai balai dari Kementerian Perindustrian di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang membawahi 5 provinsi, yaitu Sumatra Utara, Aceh, Sumatra Barat, Riau dan Kepulauan Riau seharusnya sudah mampu memetakan kebutuhan SDM oleh sektor industri di lima provinsi tersebut.
Apalagi, kata dia, Provinsi Riau dan Kepulauan Riau sebagai daerah tumbuh baru sektor industri paling tinggi di Sumatera membutuhkan tenaga-tenaga terampil. Maka dari itu, dia pun mendorong agar BDI Medan ini segera membentuk lembaga pendidikan vokasi.
"Kita optimis, rencana ini akan disambut hangat oleh kepala daerah, calon pendidik dan pelaku industri," katanya.
