Kapolri Ungkap 18 Arahan Presiden Prabowo dalam Rapim TNI-Polri
SinPo.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan 18 arahan Presiden Prabowo Subianto dari hasil rapat pimpinan TNI-Polri di Istana Kepresidenan, pada Senin, 9 Februari 2026 kemarin. Salah satu dari arahan itu adalah perihal masalah pertahanan negara dan tugas pokok Polri.
"Di dalam rapim TNI-Polri ada 18 catatan dan salah satunya ada beberapa yang terkait dengan masalah negara, ada terkait tugas pokok Polri dan ada terkait dengan rencana kerja pemerintah," kata Sigit kepada awak media di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.
Adapun arahah khusus yang disampaikan Presiden Prabowo, kata Sigit, yaitu Polri diminta untuk membantu program ketahanan pangan khususnya untuk tanaman jagung dan juga mengawal program hilirisasi, merubah sampah menjadi energi.
"Arahannya membantu program ketahanan pangan dan rencana program hilirisasi, merubah sampah menjadi energi dan juga program lain," ujarnya.
Selain itu ada arahan lain, tambahnya, salah satunya seperti program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Polri diminta untuk terus menanmbah dapur SPPG untuk wilayah-wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).
"Ini masih banyak kekurangan. Diminta untuk terus ditambah (SPPG) untuk wilayah 3T," terangnya.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri 2026 di Istana Negara, Senin, 9 Februari 2026.
Menindaklanjuti arahan presiden, Polri menggelar Rapim di The Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur (Jaktim), hari ini, Selasa 10 Februari 2026. Dalam agenda ini, Kapolda se-Indonesia hadir.
