Menkeu Tegaskan Konsistensi Pemerintah Wujudkan Kesehatan yang Berkualitas

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 09 Februari 2026 | 16:21 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, tegaskan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki kesehatan masyarakat Indonesia, salah satunya dengan memberikan dukungan pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Ia pun menjelaskan, APBN 2026 didesain tetap ekspansif dan sustainable untuk mendukung delapan agenda prioritas, yang di antaranya untuk mewujudkan kesehatan yang berkualitas, termasuk untuk mendorong efektivitas JKN.

"Sehingga akan meningkatkan akses, kualitas layanan, serta mampu memproteksi keuangan masyarakat dalam memenuhi biaya kesehatan," kata Purbaya, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.

Menurutnya, anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat mencapai Rp247,3 triliun. Bahkan angka tersebut terus meningkat sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat.

Namun, kata Purbaya, sejak tahun 2014 sampai 2019 tren pembiayaan JKN mengalami peningkatan defisit, dan yang menjadi penyebab utama adalah gap (jarak) antara iuran dengan manfaat.

"APBN berkontribusi menutup defisit hingga tahun 2019 dan tahun-tahun selanjutnya dengan melakukan intervensi dengan penyesuaian melalui Perpres 75/2019 juncto Perpres 64/2020," ungkapnya.

Oleh sebab itu, pihaknya menekankan perlunya perbaikan ekosistem tata kelola Jaminan Sosial Kesehatan Terintegrasi agar pemberikan JKN dapat lebih tepat sasaran, dan tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI