Mensos: Penonaktifan Jutaan BPJS Kesehatan Segmen BPI Telah Dilakukan Sejak 2025

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 09 Februari 2026 | 12:15 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, menegaskan terdapat 13,5 juta penerima BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (BPI) yang telah dinonaktifkan sejak tahun 2025 lalu, dan 87.591 di antaranya telah melakukan reaktivasi. 

Hal itu ia sampaikan dalam rapat konsultasi bersama dengan Pimpinan DPR RI, Menteri Keuangan RI, Menteri Kesehatan RI, Menteri PPN RI/ Kepala Bappenas, Kepala BPS RI dan Direktur Utama BPJS Kesehatan.

"Ini adalah riwayat penonaktifan dan pengajuan reaktivasi. Jadi kami laporkan bahwa tahun lalu misalnya, kita menonaktifkan 13,5 juta penerima bantuan iuran ya, ada 87.591 yang melakukan reaktivasi," kata Gus Ipul, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.

Ia pun menjelaskan bahwa dari jutaan penerima BPJS yang dinonaktifkan, sebagian telah berpindah menjadi peserta BPJS mandiri, dan sebagian lagi dibiayai oleh APBD Pemerintah Daerah (Pemda) yang telah Universal Health Coverage (UHC).

Namun selain reaktivasi reguler, Kemensos juga membuka opsi untuk reaktivasi otomatis kepada 100.000 PBI non-aktif yang menderita sakit kronis dan katastropik.

Tak hanya itu, pengajuan reaktivasi dapat dilakukan khusus dalam kondisi bencana, orang terlantar, kondisi yang mengancam keselamatan jiwa, atau ada kebijakan pemerintah, meskipun berada di luar desil yang telah ditentukan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI