Presiden Prabowo: Pemerintah Bertekad Tekan Biaya Haji bagi Jemaah Indonesia

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 08 Februari 2026 | 12:37 WIB
Presiden Prabowo Subianto (SinPo.id/Tim media)
Presiden Prabowo Subianto (SinPo.id/Tim media)

SinPo.id - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menurunkan biaya haji bagi jemaah Indonesia. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Stadium Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu, 8 Februari 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia untuk pertama kalinya mendapatkan kehormatan dan hak memiliki lahan di Kota Suci Mekah, Arab Saudi. Lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun Kampung Haji Indonesia bagi jemaah haji dan umrah.

“Kita akan membangun kampung haji di Mekah. Semua jemaah akan dijamin mendapatkan hunian yang layak, tempat yang baik, dan pelayanan terbaik. Saya bertekad menurunkan biaya haji untuk rakyat Indonesia,” tegas Prabowo di hadapan seratus ribu lebih warga Nahdlatul Ulama.

Prabowo menjelaskan, izin kepemilikan lahan tersebut merupakan yang pertama kali diberikan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi kepada bangsa lain. Bahkan, pemerintah Saudi melakukan penyesuaian regulasi sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia. Menurutnya, langkah ini menjadi terobosan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji bagi jemaah Indonesia.

Prabowo menargetkan pembangunan Kampung Haji Indonesia dapat terwujud dalam waktu tiga tahun ke depan. Dalam tahap awal, diperkirakan sekitar seribu kamar akan tersedia dalam beberapa bulan mendatang, dan pembangunan akan terus dilanjutkan secara bertahap.

Kampung haji merupakan program pemerintah yang dirancang sebagai kawasan terintegrasi yang tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga layanan pendukung ibadah, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jemaah sekaligus menekan biaya akomodasi selama pelaksanaan ibadah haji dan umrah.

Selain membahas haji, Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah yang dipimpinnya akan selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas segala kepentingan lainnya. Ia berharap seluruh umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang, sejuk, dan berkecukupan.

Pada kesempatan itu, Prabowo turut mengapresiasi peran Nahdlatul Ulama selama satu abad dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kedamaian bangsa. Ia menegaskan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk hidup rukun dan damai sebagai satu bangsa.

“Terima kasih Nahdlatul Ulama yang selalu setia menjaga martabat dan kebesaran bangsa Indonesia,” pungkas Prabowo.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI