Pemprov DKI Tawarkan Fasilitas Jakarta untuk Dukung PON 2028 di NTT dan NTB
SinPo.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kesiapan mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, dukungan tersebut diberikan melalui pemanfaatan fasilitas olahraga di Jakarta apabila cabang olahraga tertentu belum memiliki venue memadai di daerah tuan rumah.
“Kalau tuan rumah PON-nya tetap menjadi PON NTT-NTB. Tapi kalau ada cabang-cabang olahraga di NTT dan NTB yang fasilitas olahraganya belum ada, maka Jakarta siap untuk digunakan,” kata Pramono, Kamis, 5 Februari 2026.
Pramono mengatakan tawaran tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar daerah tuan rumah PON tidak selalu membangun venue baru. Menurut dia, penggunaan fasilitas yang telah tersedia dapat menjadi solusi untuk menekan pemborosan anggaran.
“Silakan PON Tahun 2028, namanya tetap NTT-NTB, tetapi kalau mau pakai fasilitas Jakarta, monggo. Karena kenapa? Jakarta paling lengkap,” tuturnya.
Dia menilai Jakarta memiliki kelengkapan sarana olahraga yang belum tertandingi daerah lain. Selain itu, Pramono menyinggung pengalaman panjang penyelenggaraan PON di berbagai wilayah yang kerap menyisakan persoalan pasca-acara, terutama venue baru yang terbengkalai dan menjadi beban keuangan.
Menurut Pramono, Jakarta memiliki keunggulan karena ekosistem penyelenggaraan acara olahraga yang sudah terbentuk. Dia menilai, keberadaan fasilitas, penyelenggara, dan pelaku usaha dapat saling menopang ketika event berskala nasional digelar.
"Pemanfaatan fasilitas Jakarta tidak mengubah status NTT dan NTB sebagai tuan rumah PON 2028, melainkan sebagai upaya memperkuat penyelenggaraan tanpa menambah beban pembangunan infrastruktur baru," tandasnya.
