Densus 88: Siswa di Kalbar Lempar Bom ke Sekolah Satu Grup dengan ABH SMAN 72 Jakarta

Laporan: Firdausi
Kamis, 05 Februari 2026 | 14:50 WIB
Barang bukti bom molotov yang disita kasus di Kalbar (SinPo.id/Dok.Polri)
Barang bukti bom molotov yang disita kasus di Kalbar (SinPo.id/Dok.Polri)

SinPo.id - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap siswa SMP Negeri 3 Sungai Raya di Kalimantan Barat (Kalbar) yang melempar bom molotov ke sekolahnya satu komunitas dengan siswa ledakan bom di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Hasil analisa dari Tim Densus 88 mereka tergabung dalam komunitas yang sama dengan ABH (anak berhadapan dengan hukum) di SMAN 72 Jakarta," kata Juru Bicara Densus 88, Kombes Pol Myandra Eka Wardhana dalam keterangannya, Kamis, 5 Februari 2026.

Myandra mengatakan, mereka tergabung dalam komunitas grup medsos True Crime Community (TCC) yang fokus menyebarkan ideologi kekerasan. Diduga jumlah grup tersebut puluhan anak.

"Sesuai dengan dengan jumlah rilis terakhir ada 70 lebih anak. Mereka itu kerap mengiring konten kekerasan," ujarnya.

Lebih lanjut, kata dia, hasil pendalaman motif sang anak di Kalbar itu melampiaskan aksi balas dendamnya karena diduga menjadi korban bullying di sekolahnya.

"Si anak melempar enam peledak, empat di antaranya merupakan petasan meledak dan mengenai seorang siswa hingga terluka. Kasus terus dikembangkan," ujarnya.

Dari kasus ini, pihaknya menyita sejumlah benda berbahaya dari anak tersebut. Seperti lima buah gas portable yang bagian sampingnya direkatkan petasan, paku, dan pisau. Lalu, enam buah botol berisi bahan bakar minyak dan sumbu kain (molotov) serta satu bilah pisau. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI