Kapolri dan Wakapolri Melayat Eyang Meri Hoegeng, Kenang Pesan Integritas Sang Teladan

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 04 Februari 2026 | 03:53 WIB
(dok Istimewa)
(dok Istimewa)

SinPo.id -  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo melayat ke rumah duka Meriyati Hoegeng atau akrab disapa Eyang Meri, istri Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, di Pesona Khayangan, Depok, Selasa 3 Februari 2026.

Dalam kesempatan itu, Jenderal Sigit menyampaikan rasa dukacita mendalam atas wafatnya Eyang Meri yang tutup usia pada umur 100 tahun. Ia mengenang pesan Eyang Meri agar Polri senantiasa meneladani integritas Jenderal Hoegeng.

“Beliau selalu menyampaikan pesan menjaga institusi Polri sesuai teladan Bapak Hoegeng. Kepergian Eyang Meri membuat kami kehilangan, namun kami akan menjaga amanat beliau,” ujar Jenderal Sigit.

Kapolri beserta rombongan sempat berdoa dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar Hoegeng. Sigit juga menyalami anak kedua Eyang Meri, Aditya Soetanto Hoegeng, serta cucu Krisnadi Ramajaya Hoegeng (Rama Hoegeng).

Selain Kapolri dan Wakapolri, tampak hadir Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada dan As SDM Irjen Anwar, serta sejumlah pejabat Polri lainnya. Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian dan Wamendagri Wiyagus juga datang melayat.

Eyang Meri meninggal dunia setelah dirawat intensif di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa (3/2) pukul 13.25 WIB. Jenazah disemayamkan di Pesona Khayangan, Depok.

Meriyati lahir pada 23 Juni 1925, putri pasangan Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe. Ia menikah dengan Hoegeng pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta, dan dikaruniai tiga anak: Renny Soerjanti Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng, dan Sri Pamujining Rahayu.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI