Serangan Udara Rusia Tewaskan Belasan Orang di Ukraina

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 02 Februari 2026 | 09:15 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy  (SinPo.id/Anadolu)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (SinPo.id/Anadolu)

SinPo.id - Serangan pesawat tak berawak Rusia di kota Dnipro, Ukraina, menghantam sebuah bus yang membawa para pekerja tambang dan menewaskan sedikitnya 12 orang.

"Serangan tersebut melukai beberapa orang lainnya dan memicu kebakaran yang kemudian berhasil dipadamkan," kata pihak berwenang Ukraina, dilansir dari AP, Senin, 2 Februari 2026.

DTEK, perusahaan energi swasta terbesar di Ukraina, mengatakan bahwa bus tersebut adalah milik perusahaan mereka dan Rusia dituduh melakukan serangan skala besar terhadap tambang DTEK di wilayah Dnipropetrovsk.

"Pusat salah satu serangan adalah sebuah bus perusahaan yang mengangkut para penambang dari perusahaan setelah pergantian shift di wilayah Dnipropetrovsk," kata DTEK.

Menurut Menteri Energi Ukraina Denys Shmyhal, serangan yang terjadi di dekat tambang Ternivska di sebelah timur kota tersebut merupakan serangan yang keji dan terarah terhadap pekerja sektor energi.

Bahkan beberapa jam sebelum serangan tersebut, layanan darurat Ukraina melaporkan bahwa drone serang Rusia melukai enam orang di rumah sakit bersalin di Zaporizhzhia, Ukraina selatan.

Adapun kedua serangan itu terjadi beberapa jam setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengumumkan bahwa putaran selanjutnya dari pembicaraan perdamaian antara delegasi Rusia dan Ukraina akan berlangsung pada hari Rabu dan Kamis mendatang.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI