Menhaj: Petugas Haji Wajah Negara di Hadapan Dunia

Laporan: Tio Pirnando
Jumat, 30 Januari 2026 | 10:53 WIB
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf (SinPo.id/Kemenhaj)
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf (SinPo.id/Kemenhaj)

SinPo.id - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan mengingatkan para petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) merupakan wajah di hadapan dunia. Karena itu, saat bertugas melayani jemaah haji di Arab Saudi nanti, PPIH harus menjaga amanah negara dengan baik.

"Penyelenggaraan ibadah haji adalah amanah besar negara. Amanah ini tidak hanya mengenai pelaksanaan ibadah tapi juga menyangkut kehormatan bangsa, kepercayaan umat serta wibawa Indonesia di hadapan dunia internasional," kata Gus Irfan dalam upacara penutup pendidikan dan pelatihan (Diklat) PPIH Arab Saudi 1447H/2026M di Lapangan Galaxy Makodau 1, Halim, Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.

Gus Irfan menjelaskan, Indonesia setiap tahunnya mengirimkan jemaah haji dalam jumlah terbesar di dunia. Fakta ini menuntut  Indonesia untuk  sungguh-sungguh menyiapkan tata kelola yang tertib, serta kualitas petugas yang dapat diandalkan.

Menurut Gus Irfan, petugas Haji berada pada posisi sangat strategis. Sebab, petugas haji adalah wajah negara di hadapan jemaah, serta wajah negara di hadapan dunia. Karenanya, setiap tugas yang dijalankan harus tetap tenang dalam memberikan pelayanan terbaik.

"Kehadiran saudara tidak hanya dari pekerjaan yang diselesaikan tetapi juga dari sikap, keteguhan dan kepekaan dalam melayani. Di tengah aktivitas, perbedaan latar belakang jemaah, serta tantangan fisik, dan emosional di tanah suci, petugas dituntut untuk tetap tenang, sigap dan bertanggung jawab," ujarnya.

Selain itu, lanjut Gus Irfan, pekerjaan ini menuntut lebih dari sekedar kemampuan teknis, namun juga memerlukan integritas, kedisiplinan, serta kesadaran bahwa setiap tindakan memiliki dampak langsung bagi keselamatan dan kenyamanan jemaah.

"Karena itu, pembekalan ini sangat penting. Di sinilah saudara dipersiapkan untuk memahami tugas, memperkuat koordinasi serta menyatukan langkah dalam satu kedisiplinan," tukasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI