Pemprov DKI Gandeng YouTube Perkuat Literasi Digital

Laporan: Sigit Nuryadin
Kamis, 29 Januari 2026 | 20:44 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima kunjungan jajaran pimpinan YouTube di Balai Kota Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026. Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi strategis antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan YouTube, terutama di bidang literasi digital, pendidikan, dan kesehatan mental remaja.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk nyata dukungan terhadap terwujudnya anak, keluarga, dan lingkungan sekolah yang sigap digital,” kata Pramono. 

Menurut dia, kerja sama ini mencakup bidang kesehatan, pendidikan, serta literasi digital yang menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta.

Pramono menjelaskan, kolaborasi Pemprov DKI dengan YouTube telah dimulai sejak akhir 2025 melalui pelibatan kreator konten pada malam pergantian Tahun Baru. 

"Kerja sama tersebut kemudian diperluas dengan penyelenggaraan lomba video yang berlangsung hingga 31 Maret 2026," ungkapnya. 

Dia mengatakan, kemitraan dengan YouTube terus berkembang dan melibatkan lintas perangkat daerah melalui sejumlah program prioritas. 

Adapun program tersebut antara lain penguatan kesehatan mental dan karakter remaja usia 13–16 tahun melalui pendampingan guru bimbingan dan konseling, pelatihan kesehatan mental bagi guru BK, pelatihan pembuatan konten edukatif digital untuk guru, serta pengembangan program YouTube Health bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

“Ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara YouTube dan Pemprov DKI Jakarta, dan menjadi yang pertama di dunia pada tingkat provinsi,” ujar Pramono. 

Dia berharap kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi sektor pendidikan, kesehatan, dan perkembangan ekosistem digital di Indonesia.

Pada hari yang sama, kata Pramono, Google dan YouTube Indonesia bersama Pemprov DKI Jakarta meluncurkan kegiatan pembelajaran digital di SMK Negeri 27 Jakarta. Menurutnya, program tersebut melibatkan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Universitas Indonesia, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, serta Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia.

“Kegiatan ini berkaitan dengan program kesehatan mental dan penguatan karakter, pelatihan bagi guru, serta program YouTube Health. Yang paling penting adalah pelatihan pembuatan konten edukasi yang langsung dipraktikkan di sekolah,” kata Pramono.

Sementara itu, Kepala Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik YouTube Indonesia dan Asia Tenggara Danny Ardianto mengatakan Jakarta menjadi salah satu wilayah prioritas YouTube dalam pengembangan ekosistem digital yang aman dan sehat. 

Menurut dia, YouTube bersama Pemprov DKI dan para pemangku kepentingan telah meluncurkan program Aksi Anak dan Keluarga Sigap Digital.

“Program ini bertujuan memberdayakan keluarga agar dapat menjelajahi internet secara aman, bertanggung jawab, dan produktif,” ujar Danny. 

Dia berharap program yang dijalankan di SMKN 27 Jakarta dapat membekali komunitas sekolah, kreator konten, dan keluarga dengan pelatihan berstandar global untuk melindungi anak dan remaja di ruang digital.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI