Pemerintah Siapkan 100 Ribu Kuota Peserta untuk Program Pemagangan Nasional 2026
SinPo.id - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, pemerintah menyiapkan sekitar 100 ribu kuota calon peserta untuk program pemagangan nasional pada 2026. Namun, diharapkan, seiring bertambahnya mitra penyelenggara, kesempatan lulusan perguruan tinggi untuk mengikuti program ini makin luas.
"Hal ini semakin meyakinkan bahwa program pemagangan menjadi instrumen penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing untuk jangka panjang," ujar Yassierli dalam keterangannya, Kamis, 29 Januari 2026.
Menurut Yassierli, program pemagangan nasional ini terbukti memberi manfaat bagi peserta. Mulai dari pengalaman hingga keterampilan kerja sebagai bekal setelah lulus kuliah.
Adapun program ini dirancang untuk menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat keterkaitan kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri.
"Yang terpenting, peserta pemagangan benar-benar belajar langsung di perusahaan/instansi pemerintah, didampingi mentor, memperoleh pengalaman kerja nyata, dan menerima uang saku sesuai upah minimum kabupaten/kota setempat," jelasnya.
Salah satu peserta program magang nasional 2025, Hana Meita Sitepu, mengaku merasakan manfaat pemagangan. Ia menyebut mendapat pengalaman kerja langsung layaknya karyawan profesional.
Selama mengikuti program di salah satu perusahaan kosmetik besar, Hana mempelajari proses dan alur kerja mulai dari inovasi produk, formulasi, hingga pengendalian kualitas produk.
"Program pemagangan ini memberikan wawasan praktis yang mendalam tentang dunia industri kecantikan yang sesungguhnya, di luar teori yang saya peroleh di bangku perkuliahan," kata Hanna.
