Pascabanjir Pemalang-Purbalingga, Jembatan Darurat Dibangun untuk Pulihkan Konektivitas Masyarakat

Laporan: Tio Pirnando
Rabu, 28 Januari 2026 | 13:54 WIB
Ilustrasi banjir bandang di Kabupaten Pemalang. (SinPo.id/dok. KemenPU)
Ilustrasi banjir bandang di Kabupaten Pemalang. (SinPo.id/dok. KemenPU)

SinPo.id - 

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan akses jalan dan jembatan yang terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Tujuannya supaya konektivitas antarwilayah tetap terjaga dan aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.  

"Konektivitas adalah urat nadi aktivitas sosial dan ekonomi. Dalam kondisi bencana, yang paling utama adalah memastikan akses tetap terbuka agar penanganan darurat, distribusi bantuan, dan mobilitas warga dapat berjalan. Kementerian PU hadir untuk memastikan konektivitas itu segera pulih," kata Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangannya, Rabu, 28 Januari 2026. 

Dody menjelaskan, banjir bandang terjadi akibat akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah barat Kabupaten Pemalang dan lereng timur Gunung Slamet sejak siang. Luapan Sungai Comal dan Sungai Blambangan menyebabkan kerusakan infrastruktur, khususnya jembatan dan ruas jalan yang menjadi jalur utama mobilitas warga dan distribusi logistik.

Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta, telah memobilisasi personil dan alat berat ke lokasi terdampak sejak hari pertama menerima laporan. 

Alat berat dan material jembatan darurat yang telah berada di lokasi, terdiri dari 1 unit excavator PC55, 1 unit wheel loader, 1 unit crane flatbed, 1 unit crane towing, 3 unit dump truck, 1 set jembatan darurat bentang 30 meter, serta 8 lembar armco untuk mendukung pemulihan akses sementara di Kabupaten Pemalang. Penanganan difokuskan pada pemasangan jembatan darurat dan pembukaan akses sementara agar konektivitas antardesa dapat segera terhubung kembali. 

"Kami bersama Kadis PU Pemalang melakukan pengecekan di lokasi.  Dari Kementerian PU melalui BBPJN Jateng-DIY turut membantu mengusahakan hari ini bisa mendatangkan 1 excavator, 1 wheel loader dan 2 dump truck, serta kami siapkan Jembatan Bailey yang akan kita plot di dua atau tiga lokasi agar akses tanggap darurat bisa berjalan terlebih dahulu, dan kami akan mendetailkan kembali langkah-langkah selanjutnya," kata Kepala BBPJN Jawa Tengah–DI Yogyakarta Moch Iqbal Tamher.  

Berdasarkan pendataan, terdapat 25 jembatan terdampak di Kabupaten Pemalang, dengan 13 jembatan terputus total, termasuk 3 Jembatan milik Kabupaten Pemalang yang merupakan akses utama bagi mobilitas dan kegiatan ekonomi masyarakat. 

Adapun jembatan terdampak di Kabupaten Pemalang  antara lain Jembatan Walim dan Jembatan Beser di Desa Gunungsari, Jembatan Sungai Reas di Desa Jurangmangu, 11 Jembatan terputus di Desa Penakir, 1 Jembatan rusak di Desa Ceklatakan, 3 Jembatan rusak di Desa Batursari, 1 Jembatan rusak di Desa Karangsari, 9 Jembatan rusak di Desa Nyalambeng, dan 1 Jembatan rusak di Desa Pulosari.

Selanjutnya, untuk mendukung pemulihan akses jalan akibat banjir dan longsor di Kabupaten Purbalingga, BBPJN Jateng–DIY juga telah mengerahkan 1 unit buldozer D65 dan 2 unit dump truck yang sudah berada di lokasi, serta memobilisasi tambahan 1 unit buldozer D65 dan 1 unit excavator PC200 yang dijadwalkan tiba hari ini untuk mempercepat pembukaan dan pembersihan jalur terdampak.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga sendiri telah menetapkan status Tanggap Bencana untuk beberapa desa yang terdampak yaitu 3 Dusun di Kecamatan Karangreja (Dusun Blambangan Desa Kutabawa, Dusun Gunung Malang, dan Dusun Kaliurip Desa Serang), serta Dusun Sangkanayu di Kecamatan Mrebet.

"Kami telah berkoordinasi dengan Pemda DPUPR Kabupaten Purbalingga, kami segera memobilisasi alat berat 2 buldozer, 2 dump truck dan besok kita kirimkan PC 200 untuk mengatasi banjir dan longsor di area Purbalingga ini. Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemda untuk mobilisasi alat yang dibutuhkan di lokasi," kata Iqbal. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI