Instruksi Megawati, PDIP Gelar Natal Bersama Korban Bencana Sumatra

Laporan: Juven Martua Sitompul
Minggu, 25 Januari 2026 | 18:07 WIB
PDIP gelar perayaan Natal Nasional bersama korban bencana Sumatra. Istimewa
PDIP gelar perayaan Natal Nasional bersama korban bencana Sumatra. Istimewa

SinPo.id - Panitia Natal Nasional PDI Perjuangan (PDIP) menggelar bakti sosial di sejumlah titik terdampak bencana di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut), sejak Kamis, 22 Januari hingga Sabtu, 24 Januari 2026.

Panitia Natal Nasional PDIP memilih menggelar perayaan Natal bersama para korban bencana dengan mengusung tema 'Gotong Royong Dalam Kasih Allah'.

Seluruh panitia Natal Nasional PDIP menyusuri posko-posko pengungsian korban bencana di Tapteng, seperti di Kecamat Tukka Desa Hutanabolon, Kecamatan Badiri, Sibolga, dan sejumlah lokasi lainnya yang terdampak bencana.

Marinus Gea selaku ketua panitia Natal Nasional PDIP menyatakan bahwa perayaan Natal bersama pengungsi di Tapanuli Tengah memberikan makna Natal yang berbeda, tidak hanya sebatas pada liturgi semata tetapi lebih menerapkan cinta kasih Allah yang sesungguhnya.

"Ini membuktikan kepedulian dan kehadiran PDI Perjuangan di tengah-tengah masyarakat, bahwa PDI Perjuangan mengusung prinsip menangis dan tertawa bersama rakyat. Kami dari panitia Natal Nasional PDIP berbagi kasih bersama rakyat," kata Marianus Gea disela-sela perayaan Natal Nasional PDIP, di Tapteng, Sabtu, 25 Januari 2026.

Marianus Gea menuturkan perayaan Natal Nasional PDIP bersama masyarakat terdampak bencana alam di Tapteng, tepatnya di Gereja HKBP Hutanabolon, Kecamatan Tukka, merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Lokasi ini dipilih secara khusus karena merupakan daerah yang terdampak bencana alam.

"Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri menginstruksikan agar Natal Nasional dilaksanakan bersama saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Kita ingin hadir, merasakan apa yang mereka rasakan, dan berbagi pengharapan dan sukacita," kata Marianus.

Dia menjelaskan perayaan Natal Nasional ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi iman dan aksi nyata. Kehadiran PDIP di tengah masyarakat mencerminkan makna kelahiran Yesus Kristus yang hadir dalam kesederhanaan dan pengorbanan demi keselamatan umat manusia.

"Sebagaimana hakikat Natal, Tuhan Yesus hadir membawa keselamatan melalui pengorbanan. Demikian pula kita sebagai anak bangsa, bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana," kata Marianus.

Pada Natal Nasional PDIP tahun ini, diangkat Subtema 'Dengan Perayaan Natal PDI Perjuangan, Kita Pulihkan Semangat Masyarakat Tapanuli Tengah untuk Bangkit Lebih Cepat', serta Subtema Khusus PDIP 'Gotong Royong dalam Cinta dan Kasih Allah'.

Panitia Natal Nasional PDIP beserta seluruh kader juga turut bersama-sama melakukan potong tumpeng bersama masyarakat terdampak bencana, sebagai perayaan hari ulang tahun Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Sementara itu, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu menyampaikan kegiatan sosial ini sebagai bentuk kebersamaan PDIP dengan masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, PDIP hadir merasakan penderitaan masyarakat.

"Kehadiran PDI Perjuangan sebagai bentuk semangat kebersamaan. Pada kesempatan ini akan dilakukan pembangunan 50 unit hunian sementara," kata Masinton dalam sambutannya.

Sebelum puncak kegiatan Natal Nasional PDIP juga turut melakukan aksi nyata dengan menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan, antara lain bantuan untuk rumah ibadah gereja dan masjid yang rusak, bedah rumah bagi keluarga terdampak bencana dengan kategori rusak ringan, sedang, berat, hingga hilang, serta santunan bagi keluarga korban jiwa.

Selain itu, disalurkan pula bantuan peralatan kebersihan, perlengkapan sekolah berupa seragam sekolah dan seragam guru, dan peralatan masak, baik untuk pengungsi maupun warga yang telah kembali ke rumah masing-masing, hingga kegiatan trauma healing berupa proses pemulihan psikologis untuk mengatasi dampak emosional atas peristiwa bencana.

Tidak hanya itu, pelayanan kesehatan turut diberikan kepada masyarakat melalui pengerahan Kapal Kesehatan Laksamana Malahayati yang melayani pengobatan gratis bagi warga terdampak.

Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning menjelaskan, RS Apung Laksamana Malahayati dijadwalkan sandar di PPN Sibolga di Tapteng mulai hari ini hingga 24 Januari 2026 dalam rangka melayani kesehatan para korban bencana.

"Selama periode ini, masyarakat atau pun para korban bencana dipersilakan datang dan akan mendapatkan layanan kesehatan gratis di RS Apung Laksamana Malahayati," kata Ribka Tjiptaning.

Ribka Tjiptaning menjelaskan RS Apung Laksamana Malahayati yang didirikan partai berlambang banteng moncong putih itu mengemban misi pelayanan kesehatan untuk rakyat Indonesia di kawasan pesisir atau pulau-pulau terpencil di Indonesia.

"Selain pengobatan gratis, pada tanggal 23 nanti adalah hari ulang tahun Ibu Megawati Soekarnoputri. Kita akan merayakannya bersama pengungsi," kata Ribka.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI