Gubernur DKI Yakin Bank Jakarta IPO Tahun Depan
SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan optimistis Bank Jakarta dapat melantai di bursa melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada tahun depan. Optimisme tersebut didasarkan pada penguatan budaya kerja, profesionalisme, serta kesiapan fundamental perusahaan.
Pramono menegaskan, pembentukan corporate culture menjadi fondasi utama bagi Bank Jakarta dalam mempersiapkan diri sebagai perusahaan terbuka. Menurut dia, tanpa budaya kerja yang kuat, bank akan sulit memenuhi tuntutan transparansi dan tata kelola sebagai emiten.
“Untuk menjadi bank IPO, corporate culture itu harus betul-betul dibentuk dan menjadi bagian inheren dari perusahaan,” kata Pramono dalam keterangannya, Minggu, 25 Januari 2026.
Dia menilai corporate culture yang solid akan menentukan arah perusahaan, kualitas kinerja, serta daya saing Bank Jakarta di industri perbankan. Selain itu, kata dia, budaya kerja yang sehat menjadi prasyarat penting dalam membangun kepercayaan publik dan investor.
Pramono juga menekankan pentingnya membangun teamwork yang efektif dengan mengedepankan pola kerja work smart. Menurut dia, sektor perbankan menuntut ketepatan, efisiensi, dan kecermatan dalam setiap pengambilan keputusan.
“Saya menyarankan karena ini dunia perbankan, tidak perlu terlalu work hard, tetapi harus work smart,” ujar Pramono.
Selain budaya kerja dan pola kerja, Pramono meminta manajemen Bank Jakarta mengedepankan profesionalisme melalui peningkatan efisiensi dan pemangkasan birokrasi.
Dia menilai birokrasi yang berlebihan tidak seharusnya tumbuh dalam entitas bisnis karena dapat menurunkan daya saing dan menggerus kepercayaan publik. Pramono menekankan, kepercayaan atau trust merupakan kunci utama dalam dunia usaha.
"Saya berharap Bank Jakarta mampu memperluas basis nasabah dan tidak hanya bergantung pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai pemegang saham utama," tandasnya.
