Tinjau Bencana di Cisarua, Wapres Minta Penanganan Dilakukan Secara Terpadu

Laporan: Tio Pirnando
Minggu, 25 Januari 2026 | 15:57 WIB
Bencana longsor di Bandung Barat (SinPo.id/Setwapres)
Bencana longsor di Bandung Barat (SinPo.id/Setwapres)

SinPo.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu, 25 Januari 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proses penanganan bencana berjalan cepat, terpadu, dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

"Saya mohon maaf atas kejadian ini. Tim sudah turun semua ke lapangan dan kita upayakan semaksimal mungkin untuk pencarian korban," kata Gibran di lokasi. 

Gibran meminta agar proses pencarian dan pertolongan korban berjalan maksimal serta kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi. Hal ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah hadir di tengah masyarakat terdampak bencana, dengan mengutamakan keselamatan warga, serta mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Gibran juga meminta jajaran terkait untuk memberikan perhatian prioritas terhadap kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas.

"Saya titip warga yang ada di pengungsian ini, terutama anak-anak, ibu hamil, lansia, dan difabel agar benar-benar diprioritaskan. Pastikan makan tiga kali sehari dan obat-obatan tersedia. Tim kesehatan harus siaga 24 jam," pintanya.

Selain itu, ia juga menginstruksikan pemerintah daerah agar memastikan bantuan tepat sasaran, termasuk penanganan rumah-rumah yang rusak serta rencana relokasi dan perbaikan hunian, dengan tetap memperhatikan agar lokasi baru tidak terlalu jauh dari mata pencaharian warga.

"Rumah-rumah yang rusak akan diperbaiki. Jika perlu relokasi, mohon disosialisasikan dengan baik dan tidak terlalu jauh dari tempat asal serta sumber penghidupan warga," ucapnya.

Selain itu, penataan kembali lingkungan dan pengawasan alih fungsi lahan sebagai bagian dari upaya mitigasi sangat penting dilakukan, agar bencana serupa tak terulang di masa mendatang.

Posko Pengungsian Balai Desa Pasirlangu, saat ini menampung 230 jiwa, yang terbagi di dua ruangan, yakni ruang aula sebanyak 90 jiwa dan GOR sebanyak 140 jiwa. Untuk mendukung kebutuhan konsumsi, Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat mendirikan dapur umum di SD Negeri 1 Pasirlangu, tidak jauh dari lokasi pengungsi.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI