Pemprov DKI Tegaskan Komitmen Layanan Air Perpipaan untuk Seluruh Warga
SinPo.id - Wakil Gubernur DKI, Rano Karno menegaskan komitmen pemprov untuk memperluas layanan air minum perpipaan bagi seluruh warga Jakarta. Upaya ini ditargetkan mencapai cakupan 100 persen pada 2029.
Hal itu disampaikan Rano saat menghadiri kegiatan sosialisasi dan imbauan penggunaan layanan PAM Jaya bagi warga Perumahan Bumi Karang Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu, 24 Januari 2026.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi secara aman dan berkelanjutan. Pemprov DKI Jakarta bertanggung jawab memastikan seluruh warga mendapatkan akses air bersih yang layak,” kata Rano.
Dia mengapresiasi PAM Jaya yang terus memperkuat layanan air minum perpipaan di Jakarta. Menurut Rano, target cakupan penuh pada 2029 bukan perkara mudah, namun dapat dicapai melalui kolaborasi berbagai pihak.
“Target cakupan 100 persen pada 2029 bukan hal mudah. Namun, dengan kolaborasi semua pihak, target tersebut dapat diwujudkan,” tuturnya.
Rano mengatakan Pemprov DKI melalui PAM Jaya terus mempercepat pembangunan infrastruktur air minum perpipaan, termasuk di kawasan Bumi Karang Indah dan sekitarnya.
"Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin ketersediaan air bersih berkualitas bagi masyarakat," ujar Rano.
Dia juga berharap kegiatan sosialisasi menjadi ruang dialog antara warga dan PAM Jaya. Menurut Rano, masukan dari masyarakat penting agar layanan air perpipaan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
“Sosialisasi ini bukan hanya untuk memberikan informasi, tetapi juga untuk mendengar langsung kebutuhan warga,” ungkap dia.
Kepada PAM Jaya, Rano berpesan agar seluruh proses pembangunan layanan air perpipaan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan waktu.
“Hasil pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan penggunaan air tanah secara berlebihan berkontribusi terhadap penurunan muka tanah yang berdampak hingga wilayah utara Jakarta dan memperparah banjir rob. Karena itu, dia mengajak warga beralih menggunakan air perpipaan.
“Penggunaan air PAM bukan semata promosi, tetapi ajakan bersama untuk peduli lingkungan,” ujar Arief.
Dia menambahkan kualitas air PAM Jaya saat ini telah memenuhi standar, termasuk pasokan dari Instalasi Pengolahan Air Pesanggrahan yang baru diresmikan.
"PAM Jaya juga berkomitmen mempercepat pekerjaan galian pipa agar layanan air bersih dapat segera dinikmati warga dengan tetap menjaga kenyamanan lingkungan," tandasnya.
