Banjir Masih Rendam 90 RT dan 9 Ruas di Jakarta Jalan Pagi Hari Ini

Laporan: Sigit Nuryadin
Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:31 WIB
Banjir di Kebon Pala, Jakarta. (Agus Priatna/SinPo.id)
Banjir di Kebon Pala, Jakarta. (Agus Priatna/SinPo.id)

SinPo.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir masih menggenangi 90 rukun tetangga (RT) dan 9 ruas jalan di Jakarta hingga Sabtu pagi. 

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI, Mohamad Yohan menyebut, genangan tertinggi terjadi di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, dengan ketinggian air mencapai 2,5 meter akibat meluapnya Sungai Ciliwung.

“Sabtu pagi masih ada 90 RT yang masih terendam banjir,” kata Yohan dalam keterangannya, Sabtu, 24 Januari 2026.

Yohan mengatakan, banjir di Cawang merupakan dampak dari meningkatnya debit air Sungai Ciliwung. Kendati demikian, dia menyebut kondisi banjir secara umum mulai menunjukkan penurunan. 

Menurut Yohan, sejumlah wilayah yang sebelumnya tergenang telah surut sejak Jumat malam.

“Untuk sebaran banjir memang sudah menunjukkan penurunan dan banjir di sejumlah lokasi telah surut pada Jumat malam,” ujar Yohan.

Adapun banjir sempat meluas dan merendam 143 RT pada Jumat, 23 Januari 2026. Jumlah tersebut menjadi angka tertinggi selama peristiwa banjir yang terjadi sejak Kamis, 22 Januari 2026.

Yohan mengatakan, BPBD DKI telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah terdampak. Dia juga menyebut, BPBD DKI berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik.

Berdasarkan data terbaru, kata dia, banjir paling banyak merendam wilayah Jakarta Barat dengan total 51 RT. Kemudian, genangan juga masih terjadi di Jakarta Timur sebanyak 25 RT, Jakarta Selatan 7 RT, dan Jakarta Utara 7 RT. 

"Ketinggian air bervariasi, mulai dari 15 sentimeter hingga lebih dari dua meter," ungkapnya. 

Selain permukiman warga, lanjutnya, banjir juga menggenangi sembilan ruas jalan di Jakarta Barat. Menurut Yohan, ketinggian air di ruas jalan tersebut berkisar antara 10 hingga 30 sentimeter, yang menyebabkan gangguan lalu lintas di sejumlah titik.

Lebih lanjut, dia mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan banjir tetap waspada, terutama di kawasan bantaran sungai. 

"Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan pembaruan data seiring perkembangan kondisi cuaca dan debit air sungai," tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI