Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut karena Kapasitas Pompa Mencukupi

Laporan: Sigit Nuryadin
Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54 WIB
Dinas SDA DKI Jakarta mengptimalisasi infrastruktur pengendali banjir, penyiagaan armada pompa, hingga penguatan pemantauan lapangan merespons peningkatan curah hujan. (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)
Dinas SDA DKI Jakarta mengptimalisasi infrastruktur pengendali banjir, penyiagaan armada pompa, hingga penguatan pemantauan lapangan merespons peningkatan curah hujan. (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta seluruh pompa pengendali banjir milik Pemerintah Provinsi Jakarta dioptimalkan untuk menghadapi potensi hujan ekstrem. 

Menurut dia, kinerja pompa menjadi faktor utama yang membuat genangan di Jakarta relatif cepat surut dibandingkan daerah lain di Pantai Utara Jawa.

“Hampir sepanjang Pantai Utara Jawa hari ini juga masih kebanjiran semua. Tetapi kenapa di Jakarta bisa cepat surut? Karena memang fasilitas pompanya cukup untuk melakukan itu,” kata Pramono.

Dia mengatakan sistem pengendalian banjir di Jakarta sangat bergantung pada intensitas curah hujan. Pramono mengakui, kendati pompa dan infrastruktur pengendali air telah disiapkan, genangan tetap berpotensi terjadi apabila hujan turun dengan intensitas sangat tinggi.

“Kalau curah hujannya rata-rata seperti hari Sabtu-Minggu lalu di atas 250 milimeter, pasti akan terjadi genangan banjir di Jakarta,” ungkapnya. 

Pramono menegaskan optimalisasi pompa harus dilakukan secara menyeluruh, terutama di wilayah rawan banjir dan daerah aliran sungai. 

"Saya juga meminta jajaran terkait memastikan kesiapan personel dan peralatan agar respons penanganan banjir dapat dilakukan lebih cepat saat hujan ekstrem terjadi," tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI