Komisi I DPR Soroti Pernyataan SBY soal Kekhawatiran Perang Dunia III
SinPo.id - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyoroti pernyataan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait dinamika geopolitik global hingga kekhawatiran Perang Dunia III terjadi. Menurutnya, hal itu harus dibaca sebagai peringatan.
“Pernyataan Pak Susilo Bambang Yudhoyono tentang kemungkinan terjadinya Perang Dunia III patut dibaca sebagai peringatan dini, bukan ramalan apokaliptik," kata Sukamta, dalam keterangan persnya, Rabu, 21 Januari 2026.
"Dengan merujuk pada pola menjelang Perang Dunia I dan II, Pak SBY mengingatkan bahwa perang besar kerap lahir bukan dari satu peristiwa tunggal, melainkan dari akumulasi konflik yang dibiarkan tanpa pengendalian,” imbuhnya.
Menurutnya, perdamaian global bukan sekadar bicara soal kekuatan militer. Tetapi juga memerlukan keberanian politik serta dialog antar berbagai negara.
“Kecemasan Pak SBY seharusnya mendorong refleksi bersama, bahwa menjaga perdamaian global bukan hanya soal kekuatan militer, melainkan juga keberanian politik untuk menahan diri, membuka dialog, dan memperkuat diplomasi preventif," ungkapnya.
"Dunia belum berada di titik tanpa jalan kembali, tetapi waktu untuk bertindak jelas tidak lagi longgar,” kata Sukamta menambahkan.
Sebelumnya, sebelumnya menyampaikan kecemasannya atas dinamika geopolitik global beberapa bulan terakhir, dan kekhawatiran akan terjadinya Perang Dunia III.
SBY menilai sangat mungkin konflik yang terjadi di dunia akan berujung pada Perang Dunia III. Sebab pola yang terjadi belakangan dalam dunia internasional sama seperti yang pernah terjadi pada Perang Dunia I (1914-1918) dan Perang Dunia II (1939-1945).
