Banjir Kepung Jakarta, 48 RT dan 29 Ruas Jalan Terendam, Ribuan Warga Mengungsi

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 19 Januari 2026 | 01:31 WIB
Banjir di jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading. (Agus Priatna/SinPo.id)
Banjir di jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading. (Agus Priatna/SinPo.id)

SinPo.id -  Banjir merendam sejumlah wilayah di Jakarta sejak Minggu 18 Januari 2026 pagi akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Sabtu 17 Januari 2026 malam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat total 48 RT dan 29 ruas jalan terdampak genangan banjir hingga pukul 14.00 WIB.

Ketinggian air bervariasi mulai dari 10 sentimeter hingga mencapai 1 meter. Meski demikian, BPBD melaporkan sejumlah wilayah sudah mulai mengalami surut seiring berkurangnya intensitas hujan.

Sebaran Wilayah Terdampak

Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta, banjir tersebar di empat wilayah administrasi, dengan rincian sebagai berikut:

Jakarta Barat (21 RT):

Kelurahan Kedaung Kali Angke: 8 RT

Kelurahan Rawa Buaya: 3 RT

Kelurahan Jelambar: 1 RT

Kelurahan Kamal: 4 RT

Kelurahan Tegal Alur: 5 RT

Jakarta Pusat (13 RT):

Kelurahan Serdang: 13 RT

Jakarta Timur (12 RT):

Kelurahan Cakung Barat: 1 RT

Kelurahan Rawa Terate: 2 RT

Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT

Kelurahan Cawang: 5 RT

Jakarta Utara (2 RT):

Kelurahan Pademangan Barat: 2 RT

Sementara itu, sejumlah wilayah dilaporkan telah surut, antara lain Kelurahan Duri Kepa, Jembatan Lima, Kapuk Muara, Rawa Buaya, Ancol, dan Pegadungan.

Warga Mengungsi

Banjir memaksa ratusan warga mengungsi. Di Jakarta Barat, 388 warga tercatat mengungsi di beberapa lokasi, yakni:

Kelurahan Kamal: 120 jiwa

Kelurahan Cengkareng Timur: 200 jiwa

Kelurahan Kedaung Kali Angke: 68 jiwa

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menyebut sekitar 1.500 jiwa dari tiga RW di Kedoya Utara terdampak banjir. Pemerintah kota telah menyalurkan bantuan makanan dan minuman bagi warga.

Di Jakarta Utara, 201 warga RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, juga mengungsi di sejumlah masjid, musala, dan gardu warga. Dari jumlah tersebut terdapat 19 lansia serta 37 balita dan anak-anak yang menjadi prioritas penanganan.

Jalan dan Transportasi Terganggu

BPBD mencatat 29 ruas jalan masih tergenang banjir, tersebar di Jakarta Pusat, Utara, dan Barat. Genangan air mengganggu arus lalu lintas, terutama di kawasan Kelapa Gading, Penjaringan, Cilincing, hingga Grogol Petamburan.

Banjir juga merendam Ruas Tol Sedyatmo Bandara Soekarno-Hatta, khususnya di Gerbang Tol Pluit 3 dengan ketinggian air 20–30 cm. Pompa penyedot air dikerahkan, sementara jalur arah Jakarta dialihkan.

“GT Pluit 3 jalur A dan B tergenang 20–30 cm. Jalur B dialihkan ke GT Kapuk, sementara jalur A masih bisa dilalui kendaraan besar,” ujar Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dhanar Dono.

KRL dan TransJakarta Terdampak

Genangan banjir juga mengganggu perjalanan KRL Commuter Line. Jalur menuju Tanjung Priok sempat dihentikan karena rel terendam, sementara lintas Bekasi/Cikarang hanya beroperasi sampai Stasiun Angke dan Kemayoran.

Selain itu, TransJakarta melakukan penyesuaian operasional dengan menghentikan sementara sejumlah koridor BRT, Mikrotrans, serta melakukan perpendekan dan pengalihan rute di berbagai titik terdampak genangan.

Diskresi Lalu Lintas

Polisi juga memberlakukan diskresi lalu lintas dengan mengizinkan pemotor melintas di Tol Ir Wiyoto Wiyono arah Tanjung Priok melalui GT Pulo Mas, menyusul genangan di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Rawamangun, Jakarta Timur.

BPBD DKI Jakarta bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan, penyedotan genangan, serta pendataan warga terdampak. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI