Koperasi Ekspor 96 Ton Kopi ke Aljazair, Menkop: Ini Kebanggaan Nasional

Laporan: Tio Pirnando
Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:22 WIB
Menkop Ferry meninjau gudang kopi milik petani Koperasi Gunung Luhur Berkah (SinPo.id/ Dok. Kemenkop)
Menkop Ferry meninjau gudang kopi milik petani Koperasi Gunung Luhur Berkah (SinPo.id/ Dok. Kemenkop)

SinPo.id - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melepaskan ekspor 5 kontainer dengan volume 96 ton kopi milik petani yang tergabung dalam Koperasi Gunung Luhur Berkah (GLB), ke negara Aljazair. 

Menurut Ferry, keberhasilan ekspor ini menunjukkan produk petani kopi Koperasi GLB mampu menembus pasar global. 

"Terima kasih kepada semua yang sudah secara langsung maupun tidak langsung menjadikan Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah ini bisa menjadi eksportir dan naik kelas mendunia. Yang bangga bukan hanya Subang tapi ini menjadi kebanggaan nasional," kata Ferry di Kampung Leuwinutug, Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu, 17 Januari 2026. 

Ferry lantas menginstruksikan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk mempercepat pencairan pinjaman modal kepada Koperasi GLB dalam rangka memperluas kegiatan ekspor.

Ia menekankan agar kegiatan koperasi ke depannya dapat kembali ke sektor produksi, sektor distribusi, sektor industri, dan sektor perkreditan. Karena, kembalinya arah gerakan koperasi ke sektor-sektor tersebut sebagai i upaya meneruskan apa yang diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

"Apa yang kita laksanakan hari ini adalah kegiatan untuk melanjutkan cita-cita dan perjuangan para pendiri bangsa, cita-citanya Bung Karno, khususnya lagi cita-citanya Bung Hatta, dan cita-cita para pendiri dan tokoh-tokoh bangsa yang lain-lainnya. Dan kita melaksanakan konstitusi kita dengan sebaik-baiknya," terangnya.

"Presiden Prabowo ingin supaya negara hadir lagi untuk mengatur, supaya sistem praktik arah perekonomian kita kembali ke konstitusi kita. Ini pesan yang ingin saya sampaikan sebagai bentuk penerjemahan," sambungnya. 

Sementara itu, Ketua Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, Miftahudin Shaf mengatakan, kegiatan koperasinya kini menjadi penggerak utama ekonomi Desa Cisalak, Kabupaten Subang. Saat ini Koperasi Produsen GLB memiliki anggota sebanyak 450 orang dengan lahan kelola seluas 1.589 hektare, serta melibatkan 1.200 tenaga kerja.

"Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah telah berhasil membukukan volume ekspor sebesar 964,2 ton ke enam negara dengan nilai transaksi mencapai lebih dari 4,6 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp77.657.200.000 dalam rentang tahun 2024 sampai 2025," kata Miftahudin. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI