Daerah Habiskan Rp1 Miliar untuk Makan dan Minum, DPR: Tidak Masuk Akal

Laporan: Galuh Ratnatika
Kamis, 15 Januari 2026 | 18:56 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong (SinPo.id/ Galuh Ratnatika)
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong (SinPo.id/ Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong, merespons pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian yang mengungkapkan adanya alokasi anggaran daerah untuk makanan dan minuman yang mencapai Rp 1 miliar.

Menurutnya, hal itu tidak masuk akal, sehingga pihaknya mengatakan perlu untuk memanggil Kemendagri terkait dengan temuan alokasi anggaran tersebut.

"Kalau saya sih melihatnya bahwa kalau Rp 1 miliar per hari itu, menurut hemat saya itu tidak masuk akal, nah maka dari itu nanti mungkin kita akan memanggil Kemendagri untuk menyampaikan Pemda mana yang sampai mengeluarkan biaya miliaran," kata Bahtra, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.

Terlebih, Presiden Prabowo Subianto juga menginginkan adanya efisiensi. Namun masih banyak Pemda yang justru melakukan pemborosan, terlebih jumlahnya sangat fantastis.

"Di satu sisi Presiden Prabowo inginnya bagaimana efisiensi ini bisa diberlakukan, tapi di sisi lain ternyata masih banyak Pemda yang melakukan pemberosan anggaran dan bagi kami ini tidak masuk akal lah," tuturnya.

Oleh sebab itu, pihaknya akan meminta Mendagri untuk menyisir semua anggaran makan dan minum tersebut, termasuk di DPRD, Kabupaten Kota, mengingat saat ini semua wilayah di Indonesia tengah menghadapi cuaca ekstrem yang bisa mengakibatkan bencana.

"Mestinya anggaran-anggaran itu disimpan, bukan kita minta-minta ya, tetapi kan cuaca juga lagi kurang kondusif nih, jadi itu untuk persiapan kalau misalnya ada kejadian yang tidak terduga lah, jangan dihabiskan semua anggarannya untuk kepentingan uang makan minum," tandasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI