Waka Komisi I DPR Apresiasi Inisiatif Penyusunan RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing

Laporan: Galuh Ratnatika
Kamis, 15 Januari 2026 | 14:16 WIB
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mengapresiasi inisiatif penyusunan RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing untuk menghadapi ancaman disinformasi di ruang digital yang semakin masif dan sistemik.

Menurutnya, hal itu menunjukkan keseriusan negara dalam menjaga ketahanan informasi nasional, terutama di tengah tantangan geopolitik dan perkembangan teknologi digital yang kian kompleks.

“Saya mengapresiasi inisiatif penyusunan RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing sebagai langkah penting negara dalam merespons ancaman disinformasi yang semakin sistemik di ruang digital,” kata Sukamta, dalam keterangan persnya, Kamis, 15 Januari 2026.

Ia menilai dengan adanya kebijakan tersebut, maka dapat dibedakan antara misinformasi yang terjadi tanpa unsur kesengajaan dan disinformasi yang dilakukan secara sadar, terorganisir, serta memiliki tujuan tertentu.

Namun, pihaknya juga menekankan pentingnya pendekatan yang tidak semata-mata berorientasi pada pemidanaan masyarakat, melainkan pada penataan ekosistem informasi dan penanganan aktor-aktor utama di balik produksi serta penyebaran disinformasi.

“Pendekatan yang menggeser fokus dari pemidanaan masyarakat ke penataan ekosistem dan penanganan aktor di balik disinformasi patut diapresiasi,” ungkapnya.

Meski demikian, kata Sukamta, proses pembahasan RUU tersebut harus dilakukan secara cermat, terbuka, dan menjunjung tinggi prinsip negara hukum. Selain itu, perlu adanya pengamanan yang jelas agar regulasi tersebut tidak disalahgunakan dan tetap menjamin kebebasan berekspresi.

“Dengan penyempurnaan yang tepat, RUU ini berpotensi menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan informasi nasional sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap demokrasi,” katanya menambahkan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI