BPBD DKI: 22 RT dan Lima Ruas Jalan di Jakarta Masih Tergenang
SinPo.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 22 rukun tetangga (RT) dan lima ruas jalan di Jakarta Barat dan Jakarta Utara masih tergenang banjir hingga Selasa pagi, 13 Januari 2026. Ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 35 sentimeter.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan genangan di Jakarta Barat meliputi sembilan RT yang tersebar di dua kelurahan.
“Di Jakarta Barat terdapat lima RT di Kelurahan Tegal Alur dan empat RT di Kelurahan Kedoya Selatan,” kata Isnawa, Selasa, 13 Januari 2026.
Sementara itu, lanjutnya, di Jakarta Utara masih terdapat 13 RT yang tergenang. Rinciannya masing-masing satu RT di Kelurahan Kalibaru, tiga RT di Kelurahan Semper Barat, satu RT di Kelurahan Sukapura, dua RT di Kelurahan Lagoa, satu RT di Kelurahan Tanjung Priok, serta lima RT di Kelurahan Warakas.
“Ketinggian genangan di Jakarta Utara berkisar antara 10 sampai dengan 35 sentimeter,” ungkap dia.
Menurut Isnawa, BPBD juga mencatat lima ruas jalan yang masih terdampak genangan, yakni Jalan Kampung Bahari RT 03/06 Tanjung Priok, Jalan Gunung Sahari depan Lantamal di Pademangan Barat, Jalan R.E. Martadinata depan Stasiun Ancol, Jalan Syech Nawawi Al Bantani depan PT Justus di Semper Barat, serta Jalan Muara Baru kawasan Pluit Sea View, Penjaringan.
Dia menyebut, kondisi genangan di sejumlah lokasi terus berangsur surut. “Seiring waktu, kondisi genangan terus menyurut. Saat ini ruas-ruas jalan tersebut sudah bisa dilintasi kendaraan,” ujar Isnawa.
Lebih lanjut, Isnawa mengimbau agar warga tetap waspada terhadap potensi genangan susulan. “Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” tandasnya.
