Home /

Drone Sipil Korsel Terobos Wilayah Udara Korut, Seoul Janji Penyelidikan Menyeluruh

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 12 Januari 2026 | 13:35 WIB
Kim Yo Jong, saudara perempuan Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un. (SinPo.id/foto:Istimewa)
Kim Yo Jong, saudara perempuan Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un. (SinPo.id/foto:Istimewa)

SinPo.id - Korea Selatan (Korsel) mengatakan akan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kemungkinan seorang warga sipil yang mengoperasikan drone ke wilayah udara Korea Utara.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Kim Yo Jong, saudara perempuan Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, mendesak Korsel untuk menyelidiki insiden drone yang masuk ke wilayah udara mereka.

Namun, Kim Yo Jong juga menghargai Seoul karena telah mengambil keputusan bijak untuk mengumumkan sikap resminya bahwa mereka tidak memiliki niat untuk melakukan provokasi. Karena provokasi apa pun akan mengakibatkan situasi yang mengerikan.

"Yang jelas adalah fakta bahwa drone dari ROK (nama resmi Korsel) melanggar wilayah udara negara kami," kata Kim, dilansir dari The Independent, Senin, 12 Januari 2026.

"Tidak peduli siapa pelakunya dan apakah itu perbuatan organisasi sipil atau individu mana pun, pihak berwenang yang bertanggung jawab atas keamanan nasional tidak akan pernah bisa menghindari tanggung jawab mereka atas hal itu," imbuhnya.

Sementara itu, Kantor Keamanan Nasional Korea Selatan mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka akan segera merilis hasil penyelidikan mereka terhadap insiden drone tersebut.

Terlebih Pemerintahan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung tengah berupaya memperbaiki hubungan dengan Korea Utara dan telah mengusulkan pembicaraan militer. Namun, hal itu belum ditanggapi oleh Kim Jong Un.

Diketahui, drone tersebut diterbangkan dari Korea Selatan ke Korea Utara awal bulan ini. Namun Korea Selatan telah menegaskan drone tersebut tidak dioperasikan oleh militer.

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI