DPRD DKI: Revitalisasi Pasar Rakyat Harus Jawab Persaingan dengan Ritel Modern
SinPo.id - Anggota DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo menilai revitalisasi pasar rakyat di Jakarta harus diarahkan untuk meningkatkan daya saing pedagang tradisional di tengah ekspansi ritel modern. Menurut dia, pasar tradisional tidak akan mampu bertahan jika hanya mengandalkan perbaikan bangunan tanpa perubahan cara pengelolaan.
“Pasar rakyat sekarang bersaing langsung dengan ritel modern. Kalau sistemnya masih konvensional, pedagang akan terus tertinggal,” kata Rio, Jumat, 9 Januari 2026.
Rio menyebut persoalan utama pasar tradisional terletak pada manajemen, kebersihan, dan kenyamanan pengunjung. Dia mengatakan, pembenahan ekosistem pasar menjadi kunci agar pasar rakyat tidak ditinggalkan konsumen, terutama generasi muda.
Dia pun mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat peran badan usaha milik daerah (BUMD) dalam mengelola pasar secara profesional.
Menurut Rio, pengelolaan terpusat dengan standar pelayanan yang jelas akan memudahkan pengawasan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Selain itu, Rio menilai pemanfaatan teknologi digital di pasar rakyat masih sangat minim. Dia mengusulkan agar pedagang difasilitasi untuk terhubung dengan platform penjualan daring lokal guna memperluas pasar dan menyesuaikan dengan pola belanja masyarakat perkotaan.
“Pasar tradisional harus ikut masuk ke ekosistem digital tanpa kehilangan identitasnya. Ini soal adaptasi, bukan menghilangkan ciri khas,” tuturnya.
Rio juga menekankan pentingnya fungsi sosial pasar. Dia mengatakan pasar rakyat di Jakarta dapat dikembangkan sebagai ruang interaksi warga dengan menyediakan area kuliner khas, ruang kreatif, dan kegiatan budaya rutin.
Rio menambahkan, pemerintah daerah dan pengelola pasar juga perlu memastikan fasilitas dasar yang layak, seperti toilet bersih serta akses yang ramah bagi anak dan lansia.
"Di sisi lain, pedagang didorong untuk menjaga kualitas dan kebersihan produk agar mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern," tandasnya.
