Pelunasan Haji Sudah 95 Persen, Menhaj: Insya Allah Dua Hari Lagi 100 Persen

Laporan: Tio Pirnando
Kamis, 08 Januari 2026 | 14:11 WIB
Ilustrasi jemaah haji di Mekkah. (SinPo.id/dok. Kemenag)
Ilustrasi jemaah haji di Mekkah. (SinPo.id/dok. Kemenag)

SinPo.id - Menteri Haji dan Umrah RI Mohammad Irfan Yusuf alias Gus Irfan menyampaikan, pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) jemaah reguler nasional hingga Rabu kemarin, telah mencapai 95,72 persen, dan sekitar 96,5 persen untuk haji khusus. 

"Masih ada waktu dua hari untuk pelunasan. Insya Allah dalam dua hari ke depan kita bisa mencapai 100 persen," kata Gus Irfan dalam agenda Outlook Penyelenggaraan Haji 2026 di Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026. 

Gus Irfan menjelaskan, untuk pelunasan biaya haji di daerah terdampak bencana, seperti Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, juga sesuai target. Bahkan, persentasenya di luar dugaan, mendekati 100 persen. 

"Ini di luar perkiraan kami. Sampai saat ini pelunasan Bipih jemaah haji di sana tinggi. Untuk Aceh sudah 83 persen, Sumbar dan Sumut di atas 90 persen," ujarnya. 

Namun, Gus Irfan memastikan, pihaknya tetap akan memberikan relaksasi pelunasan biaya perjalanan haji bagi daerah terdampak bencana tersebut, kendati pelunasannya sudah mendekati capaian nasional. 

"Insya Allah daerah-daerah bencana ini walaupun tetap kita berikan berbagai relaksasi tapi kita pantau ternyata masih sesuai dengan harapan kita. Apa lagi? Saya kira itu," kata Irfan.

Sebagai informasi, musim haji 2026 diperkirakan dimulai pada 18 April 2026, bertepatan dengan 1 Dzulqa'dah 1447 Hijriah. Secara nasional, jemaah yang bakal berangkat melalui jalur haji khusus ditetapkan sebanyak 17.680 kuota atau 8 persen dari total kuota haji sebanyak 221.000 orang. Sedangkan 92 persen sisanya atau sebanyak 203.320 jemaah merupakan jatah haji reguler yang dibagi ke seluruh daerah di Indonesia, sesuai Undang-undang Penyelenggaraan Haji.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI