Pemprov DKI Siapkan Rp100 Miliar untuk Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said

Laporan: Sigit Nuryadin
Rabu, 07 Januari 2026 | 15:27 WIB
Tiang monorel di Jalan Rasuna Said (SinPo.id/ Dok. BeritaNasional)
Tiang monorel di Jalan Rasuna Said (SinPo.id/ Dok. BeritaNasional)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 untuk menata ulang Jalan HR Rasuna Said setelah pembongkaran tiang monorel mangkrak. Anggaran tersebut disiapkan untuk pekerjaan jalan dan trotoar, bukan untuk proyek monorel itu sendiri.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan, biaya pembongkaran dan penataan koridor Rasuna Said ditempatkan sebagai bagian dari program penataan jalan perkotaan. Menurut dia, pembongkaran tiang monorel tidak mengubah status kepemilikan aset.

“Yang kami biayai dari APBD itu penataan jalannya. Tiang monorelnya sendiri aset Adhi Karya,” kata Heru, Rabu, 7 Januari 2026.

Adapun pembongkaran 98 tiang monorel di Rasuna Said dijadwalkan mulai Rabu pekan depan. Heru menyampaikan, pekerjaan dilakukan bertahap dan sebagian besar dikerjakan pada malam hari agar tidak mengganggu arus lalu lintas di kawasan bisnis tersebut.

Heru juga menjelaskan, setelah tiang dibongkar, Pemprov DKI akan menyatukan kembali jalur cepat dan jalur lambat di sisi timur Rasuna Said. 

Menurutnya, skema jalan akan diseragamkan dengan sisi barat, yakni satu jalur khusus bus dan tiga jalur kendaraan umum.

"Penataan tersebut mencakup badan jalan dan trotoar sepanjang sekitar 3,5 kilometer," ungkapnya. 

Lebih jauh, dia mengungkapkan, kebutuhan anggaran dihitung berdasarkan standar pekerjaan infrastruktur jalan perkotaan, termasuk perbaikan permukaan jalan dan fasilitas pejalan kaki.

Dia menegaskan, pembongkaran tiang monorel tidak membebani APBD untuk pengadaan atau penggantian aset proyek monorel. Heru menyebut, material tiang yang dibongkar akan dikembalikan kepada PT Adhi Karya sebagai pemilik aset.

“Pemprov hanya bertanggung jawab pada lahannya. Setelah dibongkar, besi dan material lainnya kami serahkan kembali,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI