Inflasi Jakarta Desember 2025 Tercatat 0,33 Persen, Ekspor Naik 22,68 Persen
SinPo.id - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat tingkat inflasi Jakarta pada Desember 2025 sebesar 0,33 persensecara month to month (m to m). Kenaikan inflasi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah komoditas utama yang mengalami peningkatan harga.
Kepala BPS DKI Jakarta Nurul Hasanudin menjelaskan, komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi antara lain daging ayam ras dengan kontribusi 0,08 persen, cabai rawit sebesar 0,07 persen, serta bensin sebesar 0,05 persen.
Selain inflasi, BPS juga mencatat kinerja ekspor Jakarta menunjukkan tren positif. Pada November 2025, nilai ekspor Jakarta meningkat 22,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Perkembangan ekspor naik 22,68 persen atau mencapai 1,65 miliar dolar Amerika Serikat dibandingkan November 2024. Sementara itu, impor Jakarta tercatat mencapai 6,97 miliar dolar AS,” ungkap Nurul.
Di sektor pariwisata, DKI Jakarta juga mengalami pertumbuhan. Nurul menyebutkan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel pada November 2025 mengalami kenaikan 4,34 persen dibandingkan Oktober 2025.
“TPK hotel bintang pada November 2025 tercatat sebesar 62,03 persen, sementara hotel nonbintang mencapai 44,90 persen,” jelasnya.
Sementara itu, pada sektor transportasi, BPS mencatat jumlah pengguna angkutan massal di Jakarta selama November 2025 cukup tinggi. MRT Jakarta melayani 4.061.751 penumpang, LRT Jakarta sebanyak 114.965 penumpang, dan Transjakarta mencatat 37.769.186 penumpang.
Adapun jumlah penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Tanjung Priok pada November 2025 tercatat 14.958 orang, sedangkan melalui Bandara Halim Perdanakusuma sebanyak 92.786 penumpang.
Data tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi Jakarta pada akhir 2025 tetap bergerak positif, ditopang oleh kinerja ekspor, sektor pariwisata, serta tingginya mobilitas masyarakat.
