Usai Penangkapan Presiden Venezuela, Trump Berencana Ambil Alih Wilayah Greenland

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 05 Januari 2026 | 13:20 WIB
Presiden Amerika Serika Donald Trump. (SinPo.id/AP)
Presiden Amerika Serika Donald Trump. (SinPo.id/AP)

SinPo.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, berencana untuk mengambilalih wilayah Greenland, di Denmark, dengan alasan kepentingan keamanan AS. Rencana tersebut muncul setelah pihaknya menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

Seruan Trump dan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, untuk menguasai wilayah Greenland tersebut menggarisbawahi bahwa pemerintahan AS serius untuk mengambil peran yang lebih luas di Belahan Barat.

“Saat ini Greenland sangat strategis. Greenland dipenuhi kapal-kapal Rusia dan Tiongkok di mana-mana,” kata Trump kepada wartawan saat terbang kembali ke Washington dari rumahnya di Florida. Dilansir dari AP, Senin, 5 Januari 2026.

“Kita membutuhkan Greenland dari sudut pandang keamanan nasional, dan Denmark tidak akan mampu melakukannya," imbuhnya.

Trump juga merujuk pada Doktrin Monroe abad ke-19, yang menolak kolonialisme Eropa, serta Korolarium Roosevelt, sebagai pembenaran yang digunakan AS dalam mendukung pemisahan Panama dari Kolombia, yang membantu mengamankan Zona Terusan Panama untuk AS.

Sebelumnya, Trump menangkap Presiden Venezuela dengan tuduhan persoalan narkoba. Kemudian pihaknya mengatakan akan mengambilalih Venezuela sampai pemerintahan yang baru terbentuk.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI