Libur Nataru, KAI Catat Keterisian Kereta Tembus 118 Persen
SinPo.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tingkat keterisian kereta api selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 melampaui kapasitas yang disediakan. Hingga Minggu, 4 Januari 2026 pagi, total penjualan tiket mencapai 4.135.783 lembar atau setara 118 persen dari 3.506.104 tempat duduk yang dialokasikan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan tingginya keterisian tersebut mencerminkan pola perjalanan masyarakat yang semakin dinamis.
“Pemanfaatan layanan tidak hanya bertumpu pada stasiun awal dan akhir, tetapi tersebar di berbagai titik naik-turun penumpang dalam satu lintasan,” ujar Anne dalam keterangannya, Minggu, 4 Januari 2026.
Menurut dia, fenomena tersebut membuat satu tempat duduk dapat digunakan lebih dari satu penumpang dalam periode berbeda, sehingga angka penjualan tiket melampaui kapasitas statis yang tersedia.
Dari total penjualan, kata dia, tiket kereta api jarak jauh mendominasi dengan 3.363.058 lembar atau setara 121,8 persen dari kapasitas. Sementara itu, layanan kereta api lokal mencatat penjualan 772.725 tiket, melebihi kapasitas sebesar 103,7 persen.
Anne menjelaskan arus penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru juga menunjukkan konsistensi tinggi. Puncak pergerakan terjadi pada 28 Desember 2025 dengan jumlah pelanggan mencapai 269.719 orang.
“Sepanjang periode libur, volume harian relatif stabil dan bertahan di atas 200 ribu pelanggan,” ungkapnya.
Dia menilai tren tersebut menunjukkan permintaan perjalanan yang tidak terpusat pada satu waktu tertentu, melainkan tersebar merata sepanjang musim liburan.
Selain itu, lanjut Anne, pemerataan stasiun keberangkatan dan tujuan turut memperkuat peran kereta api sebagai moda penghubung antardaerah. Dia menyebut kondisi ini menjadi bahan evaluasi operasional perusahaan.
“Mulai dari penyesuaian jadwal, pengelolaan kapasitas, hingga penguatan layanan di koridor dengan permintaan tinggi,” ujar Anne.
Adapun pada periode yang sama, program diskon tarif 30 persen untuk kereta api ekonomi komersial juga mencatat respons tinggi. Menurutnya, dari total 1.509.080 tempat duduk yang disediakan, sebanyak 1.490.523 tiket terjual atau mencapai 99 persen.
“Kebijakan tarif ini membantu menjaga aksesibilitas masyarakat terhadap transportasi publik selama libur panjang,” kata Anne.
Dia menambahkan, KAI akan menggunakan seluruh catatan selama Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 sebagai bahan perbaikan layanan ke depan.
“Kepercayaan masyarakat menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas perjalanan,” tandasnya.
