10 Hari Pencarian, Tim SAR Temukan Jasad Pelatih Valencia di Labuan Bajo

Laporan: Tio Pirnando
Minggu, 04 Januari 2026 | 17:40 WIB
Tim SAR mengevakuasi korban tenggelam KM Putri Sakinah (SinPo.id/ Dok. TIM SAR)
Tim SAR mengevakuasi korban tenggelam KM Putri Sakinah (SinPo.id/ Dok. TIM SAR)

SinPo.id - Tim SAR Gabungan kembali menemukan jenazah satu warga negara asing asal Spanyol, pada Minggu, 4 Januari 2026, pukul 08.47 WITA yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jenazah diduga merupakan pelatih Valencia B, Fernando Martin Carreras.

"Tim SAR Gabungan hari ini melaksanakan pencarian 3 WNA Spanyol yang memasuki hari ke-10, dengan melaksanakan penyisiran di pulau-pulau terdekat, penurunan sonar, serta penyelaman," kata Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, dalam keterangannya, Minggu, 4 Januari 2026. 

Fathur menjelaskan, tim menemukan satu jenazah pada koordinat 8°36'32.58" LS – 119°36'32.22" BT. Jarak penemuan korban dari titik lokasi kejadian (LKK), sekitar 1,13 nautical mile oleh Tim RIB KPJ 2007 dari Ditpolair Polda NTT.

Kemudian, jenazah dievakuasi menuju KN SAR Puntadewa untuk dibawa ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo dan akan diidentifikasi oleh tim forensik DVI Polres Manggarai Barat di RSUD Komodo.

Dengan demikian, sudah dua korban tenggelam yang ditemukan oleh tim SAR gabungan. Sebelumnya pekan lalu seorang anak berusia 12 tahun ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Timur Kombes Pol Henry Novika Chandra menambahlan, berdasarkan hasil identifikasi oleh tim DVI Polres Manggarai Barat, korban yang ditemukan merupakan pelatih Valencia FC, Fernando Martin Carreras.

"Ya betul. Jenazah berjenis kelamin laki-laki dewasa dan warga negara Spanyol," kata Henry.

Sebelumnya, KM Putri Sakinah yang mengangkut 11 penumpang wisatawan, mengalami kecelakaan di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo, NTT. Para penumpang terdiri dari enam wisatawan mancanegara asal Spanyol, satu orang pemandu wisata, serta empat anak buah kapal (ABK), termasuk nahkoda. 

Dari total 11 orang, tujuh berhasil diselamatkan, empat lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI